Bangka Barat Raih Penghargaan Penurunan Stunting 2025

BANGKA BARAT—Sidikpolisinews.id Kabupaten Bangka Barat meraih penghargaan nasional sebagai daerah dengan penurunan prevalensi stunting terbaik tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan pada kegiatan Program Bangga Kencana di Hotel Aston Emidary Bangka, Kamis (20/11/2025).

Kepala DP3AP2KB Bangka Barat, Sarbudiono, S.Pd, mengatakan penurunan stunting merupakan hasil kerja empat tahun yang melibatkan tenaga kesehatan, kader desa, tokoh agama, dan masyarakat. Angka stunting berhasil ditekan dari 23 persen pada 2020 menjadi 18,2 persen pada 2025, sementara angka perkawinan anak turun dari 9,6 persen menjadi 7,2 persen.

“Ini perjuangan bersama. Tantangan terbesar justru mengubah pola pikir masyarakat, bukan hanya soal gizi,” ujarnya.

Menurut Sarbudiono, persoalan stunting di Bangka Barat berkaitan dengan faktor sosial dan budaya, termasuk praktik perkawinan usia anak yang memicu risiko kesehatan dan masalah administrasi kependudukan. Program Bangga Kencana 2025 dinilai memperkuat delapan fungsi keluarga dan mendorong kesadaran masyarakat melalui penyuluhan, kelas pranikah, dan pendampingan keluarga muda.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen para ibu yang konsisten membawa anak ke posyandu serta kolaborasi lintas sektor di tingkat desa dan kabupaten.

Sarbudiono menegaskan penghargaan tersebut bukan akhir dari upaya penurunan stunting. “Ini justru pekerjaan besar berikutnya. Generasi sehat hanya lahir dari keluarga yang siap dan bertanggung jawab,” katanya.

Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan intervensi gizi, edukasi keluarga, dan penguatan 1.000 hari pertama kehidupan sebagai fondasi pembangunan manusia di Bangka Barat.

(Sriati /Belva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *