Berita  

Akselerasi Ekonomi Desa, Pemkab Aceh Barat Targetkan Koperasi Desa Merah Putih Rampung Agustus 2026

SIDIKPOLISINEWS.ID ​ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama jajaran Forkopimda berkomitmen penuh untuk menggenjot program hilirisasi ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

​Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, usai menghadiri kegiatan zoom meeting peluncuran (launching) agenda operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih bersama Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini berpusat di Gedung KDKMP Desa Keude Aron, Kecamatan Kaway XVI, Sabtu (16/5/2026).

​Dalam acara tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh Dandim 0105/Aceh Barat, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), serta unsur Forkopimcam Kaway XVI.

​Kepada awak media, Wakil Bupati Said Fadheil menyampaikan bahwa program strategis yang menjadi atensi langsung dari Presiden ini terus menunjukkan tren positif di wilayahnya.

​”Hari ini kami hadir bersama Pak Dandim dan seluruh stakeholders untuk menyaksikan langsung peluncuran oleh Bapak Presiden. Ini adalah program yang sangat luar biasa. Untuk Kabupaten Aceh Barat sendiri, saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 87 pembangunan,” ujar Said Fadheil.

​Meskipun masih menghadapi beberapa kendala teknis di lapangan, pihak pemerintah daerah optimistis target penyelesaian akan tercapai tepat waktu sesuai dengan arahan pusat.

​”Ada beberapa tantangan yang sedang kita selesaikan di lapangan, namun tidak menutup kemungkinan akan kita lakukan relokasi sesuai arahan Bapak Presiden. Insya Allah, paling telat bulan Agustus mendatang, seluruh target dari 87 pembangunan yang tersisa ini akan rampung total,” tambahnya.

​Saat ini, terdapat beberapa desa yang sedang dalam proses finalisasi operasional, di antaranya:
​Desa Ujong Tanoh Darat
​Desa Keude Aron
​Desa Suak Bedo
​Desa Suak Timah
​Lebih lanjut, Said Fadheil menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar lembaga administrasi biasa, melainkan instrumen ekonomi mendasar yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat di tingkat desa (gampong).

​Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perputaran uang di desa agar tidak mengalir ke luar daerah, sekaligus menjadi solusi atas masalah pemasaran produk-produk unggulan lokal.

​”Harapan Bapak Presiden dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih ini, perputaran uang di kampung akan jauh lebih baik. Setiap produk yang dihasilkan oleh warga kampung akan dibantu pemasarannya oleh pemerintah, sehingga tidak ada lagi kendala pasar. Ujungnya, kehadiran koperasi ini akan menaikkan kelas pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkas Wakil Bupati Aceh Barat.

Penulis/Udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *