Mappi, Sidikpolisinews.id – Rasa kecewa dan kecemasan masih menyelimuti SMK N 1 Teknologi dan Rekayasa Mappi,dan warga Mappi pasca pencurian yang terjadi pada Kamis, 27 Februari 2025 lalu. Ini merupakan pencurian ketiga yang menyerang sekolah tersebut dalam beberapa bulan terakhir, meninggalkan kerugian materil yang lumayan besar.
Arnoldus Rudu, PNS yang juga merupakan staf di SMK N 1 Teknologi dan Rekayasa Mappi melaporkan kejadian ini ke Polres Mappi pada Sabtu, 1 Maret 2025 lalu. Menurut laporan polisi (STPL) nomor STPL/36/III/2025/Papua/Res mappi, pelaku menjebol ventilasi kamar mandi bengkel praktik sekolah dan mencuri berbagai peralatan, termasuk empat unit laptop Lenovo, satu unit GPS Garmin, satu mesin gergaji makita, dan peralatan bengkel lainnya.
Total kerugian yang ditimbulkan oleh pencurian ini mencapai Rp 53.380.000,-. Kejadian ini membuat pihak sekolah dan warga Mappi merasa takut dan tidak aman. “Pencurian ini merupakan penghinaan terhadap lembaga pendidikan dan masyarakat Mappi,” ujar Arnoldus Rudu.
Agustina Diah Arie Panca Rini ST,M.Pd , kepala sekolah SMK N 1 Teknologi dan Rekayasa Mappi, kami berharap agar pelaku dapat segera di tangkap dan di proses secara hukum , dan tidak akan terjadi lagi pencurian di SMK N 1 Teknologi dan rekayasa Mappi , secara khusus maupun di kabupaten Mappi Secara umum .
Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus pencurian tersebut. Kasus pencurian ini dilaporkan dengan nomor LP/36/III/2025/Res Mapi/Papua. Tim polisi sudah melakukan olah TKP dan mencari bukti yang berkaitan dengan kejadian ini.
Warga Mappi mengharpkan pihak berwenang untuk segera menangkap pelaku dan meningkatkan keamanan di wilayah mereka. “Kami mengharapkan polisi dapat menegakkan hukum dengan tegas dan menciptakan rasa aman di kalangan masyarakat,” ujar Hilarius Tuan Boy M.Ec Dev, Ketua Komite Sekolah, dan selaku tokoh di Mappi .















