Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Kawal Distribusi Jagung Pipil Petani ke Bulog Pekanbaru

KUANTAN SINGINGI – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Singingi Hilir bersama masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Buluh turut mengawal pendistribusian hasil panen jagung pipil milik Kelompok Tani Tirto Kencana menuju Gudang Bulog Pekanbaru.

Panen jagung pipil yang berasal dari lahan pertanian masyarakat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Ketua Kelompok Tani Tirto Kencana, Sdr. M. Said, menyampaikan bahwa hasil panen jagung pipil dari kelompok tani mereka berhasil dipasarkan ke Bulog Pekanbaru. Ia menyebutkan, dukungan dari pemerintah desa dan pihak kepolisian menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.

“Melalui Bumdes Amanah Sejahtera Desa Sungai Buluh yang dipimpin Sdr. Junaedi, kami siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan,” ujarnya.

Sebanyak 2 ton jagung pipil didistribusikan menggunakan satu unit truk Colt Diesel menuju Gudang Bulog Pekanbaru. Proses pengiriman tersebut dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Buluh, AIPDA Putut Wisnu, guna memastikan distribusi berjalan aman dan lancar.

Jagung pipil tersebut diterima dengan harga Rp6.400 per kilogram untuk kadar air di bawah 14 persen, sesuai standar pembelian yang ditetapkan.

Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, SH memberikan apresiasi atas semangat para petani dan sinergi yang terjalin antara masyarakat dengan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Sungai Buluh, Sdr. Imam Suroyo. Ia berharap keberhasilan panen dan distribusi jagung pipil ini dapat memotivasi masyarakat untuk kembali melakukan penanaman secara berkelanjutan.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus kami jaga demi mendukung peningkatan ekonomi warga dan mewujudkan ketahanan pangan yang kuat,” tutupnya.

(FM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *