Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani Bersinergi, Program Jagung Pipil Dorong Ketahanan Pangan di Kuansing

KUANTAN SINGINGI – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Kuantan Singingi. Salah satunya melalui kolaborasi antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani dalam program penanaman jagung pipil di wilayah Kecamatan Singingi Hilir.

Pada Selasa (06/05/2026), Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju Polsek Singingi Hilir, AIPTU Toni Harjuan, bersama Kelompok Tani Rukun Sentosa melaksanakan kegiatan pemberian pupuk kandang dan eco enzyme di lahan tumpang sari milik PT Adimulia Agrolestari.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan lahan untuk penanaman jagung pipil yang direncanakan segera dimulai. Penggunaan pupuk kandang dan eco enzyme bertujuan meningkatkan kualitas tanah, baik dari sisi fisik, kimia, maupun biologi.

Secara fisik, pemberian pupuk organik mampu memperbaiki struktur tanah yang padat menjadi lebih gembur, meningkatkan sirkulasi udara dalam tanah, serta memperkuat kemampuan tanah dalam menyimpan air. Dari sisi kimia, kandungan unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) diharapkan mampu menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal.

Selain itu, secara biologis, tanah menjadi lebih subur karena hadirnya mikroorganisme menguntungkan seperti bakteri dan jamur yang membantu proses dekomposisi unsur hara. Pupuk organik juga berperan dalam menstabilkan tingkat keasaman (pH) tanah serta meningkatkan kandungan bahan organik atau humus yang penting bagi kesuburan jangka panjang.

Kapolsek Singingi Hilir, IPTU Alferdo Krisnata Kaban, SH, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Dalam waktu dekat, penanaman jagung pipil tahap awal akan dilakukan di lahan seluas 10 hektare. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di daerah.

(FM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *