Berita  

Wujudkan Aceh Barat Asri, Pemkab Gelar Aksi Gowes dan Gotong Royong Massal di Kawasan Tugu Teuku Umar

oppo_0

SIDIKPOLISINEWS.ID MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar aksi nyata bertajuk “Gowes Gotong Royong” guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan mendukung program Indonesia Asri. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan ikonik Tugu Teuku Umar (kopiah Teuku Umar) hingga pesisir Pantai Batu Putih, Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan.

​Kegiatan diawali dengan apel bersama di depan Tugu Teuku Umar yang dipimpin langsung oleh Hasmi Zuandi selaku Komandan Apel. Aksi ini melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang dibagi ke dalam tiga zona strategis untuk memastikan pembersihan berjalan maksimal.

​Pembagian Zona Kerja Bakti
​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat bersama jajaran instansi lainnya membagi personel ke dalam tiga wilayah utama:

Area Tugu hingga Pantai
Melibatkan Setdakab, BPSDM, Dinas Pangan, Perindagkop, Satpol PP/WH, Dinkes, BPBD, DPMB, Kominsa, Dinas Kelautan dan Perikanan, MPD, Dinas Dayah, Pertanahan, dan REUP.

Jalan Iskandar Muda
Melibatkan Sekretariat DPRK, Inspektorat, Bappeda, Kesbangpol, Perkim, Disdukcapil, Dishub, Dinas Pertanian, Perkebunan, Transmigrasi, dan MAA.

Jalan DP Cafe hingga Taman
Melibatkan BPKD, Dinas Pendidikan, PUPR, Dinas Sosial, DP3AKB, DLH, DPMPTSP, Dinas Arsip, Dispora, MPD, Baitul Mal, dan DSL.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memperkuat sinergi antar-instansi dalam menjaga kebersihan fasilitas publik dan objek wisata.

​”Melalui gowes dan gotong royong ini, kita ingin memastikan kawasan pesisir Pantai Batu Putih dan jalur utama kota tetap asri. Ini adalah bagian dari komitmen kita mendukung Aceh Barat yang bersih dan nyaman bagi warga maupun wisatawan,” ujar Kurdi.

​Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area pantai yang merupakan aset wisata unggulan di Bumi Teuku Umar. Kondisi lokasi yang kini tampak lebih bersih diharapkan dapat dipertahankan melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.

Pewarta/udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *