Sinergi Kepala Desa Pemdes dan Warga di Bawah Komando Ikeu Pirmansyah Komitmen Bersama Tangkal Stunting di Cigalontang

Kab,Tasikmalaya, Sidikpolisinews.id
Upaya menekan angka stunting terus digalakkan Pemerintah Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya. Bertempat di Balai Desa, puluhan warga RT/RW mengikuti rapat rutin bulanan yang kali ini dirangkaikan dengan sosialisasi kesehatan dan pencegahan stunting, Sabtu pagi (11/10/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Kepala Desa, jajaran Pemdes, kader kesehatan, dan masyarakat. Hadir langsung Kepala Desa Cidugaleun, Ikeu Pirmansyah, yang memimpin jalannya rapat dan memberikan arahan terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan sehat dan keluarga bebas stunting.

“Kesehatan masyarakat tidak bisa berdiri sendiri. Diperlukan kesadaran kolektif mulai dari keluarga, RT, RW hingga pemerintah desa. Pencegahan stunting harus dimulai dari pola hidup bersih dan gizi yang seimbang di rumah tangga,” tegas Ikeu Pirmansyah di hadapan peserta rapat.

Agenda rapat mencakup evaluasi gotong royong, keamanan lingkungan, hingga pengelolaan iuran warga. Dalam sesi selanjutnya, tim Puskesmas bersama Kader Kesehatan Desa memberikan edukasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan sampah, serta deteksi dini tanda-tanda stunting pada anak.

Salah satu pemateri dari kader kesehatan menyampaikan bahwa peran ibu rumah tangga dan remaja putri sangat penting dalam mencegah stunting melalui konsumsi makanan bergizi dan pemeriksaan kesehatan rutin.

“Kesehatan keluarga dimulai dari dapur rumah sendiri. Gizi seimbang dan kebersihan lingkungan adalah kunci utama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari Rakor Pemerintah Desa/Kelurahan (Pemdes/Pemkel) turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi atas semangat warga. Ia menegaskan bahwa Pemdes Cidugaleun berkomitmen mendukung penuh gerakan masyarakat dalam memperkuat program kesehatan lingkungan.

“RT dan RW adalah ujung tombak pembangunan desa. Program pencegahan stunting dan PHBS ini menjadi indikator keberhasilan desa sehat dan mandiri,”ungkap perwakilan Pemdes tersebut.

Di akhir acara, seluruh peserta sepakat membentuk tim monitoring PHBS dan pendampingan keluarga berisiko stunting, yang akan melibatkan kader kesehatan, perangkat desa, serta perwakilan warga. Rapat ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian materi edukatif, menandai komitmen nyata masyarakat Cidugaleun untuk terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sehat dan bebas stunting.
Reporter: Indra/Kabiro Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *