Aceh Singkil : Sidik Polisi News Id .23/7/2025
Ulasan berita tahun 2023
Puskesmas Suro makmur terdiri dari 11 desa depenitif desa persiapan .adapun jumlah penduduk suro makmur sebanyak 9114 ,jiwa dengan gaya jumlah Kepala keluarga ( KK ) 2024 KK.

Puskesmas Suro Makmur berbatas dengan ,sebelah Timur berbatas dengan Sumatra Utara ,sebelah Barat berbatas dengan kecamatan singkohor ,sebelah Utara berbatas dengan Pemko Subul Salam ,sebelah selatan berbatad dengan kecamatan Simpang Kanan .
Dalam penelitian dan temuan masalah yang di kutip dari capaian program pada tahun 2023 .

Ada penemuan penyakit baru pada tahun 2023 yaitu penyakit TB Paru Tuber kolusis ,penyakit ini adalah salah satu penyakit menular yang di sebabkan oleh kuman kelompok micobaktirium tuber kolusis.
Menurut WHO tuberkolosis merupakan
Penyakit yang menjadi perjanjian gelobal dengan berbagai upaya pengendalian yang di lakukan insiden dan membuat kematian akibat tuber kulosis
Telah menahan namun tuber kulosis di perkirakan masi tetap menyerang 9,6 juta Jiwa
Dan menyebabkan 1,2, juta jiwa mengalami kematian pada tahun 2024. terjadi di tiga negara . India ,Indonesia dan Cina .
tiga negara ini merupakan Negara penderita penyakit Tuber kolusis terbanyak karna berturut. turut 23% _10% dan 10 % dari seluruh penderita di dunia menurut laporan dinas kesehatan Aceh pada tahun 2021
Adapun target capaian untuk indekstor cakupan keberhasilan pengobatan TB, atau Succes Kate yaitu sebesar 90 %
Sedangkan capaian kinerja di UPTD Puskesmas Suro Makmur penemuan kasus Aktif .TBC ,pelacakan kasus mangkir TBC. atau penjaringan TB.Paru dan kusta ,yang madi 34 % ,dan yang belum tercapai 66% di wilayah kerja puskesmas suro.
Yang sadisnya begitu penyakit berbaha ini mengarang masyarakat begitu pula tenaga medis yang sudah terlatih di pindah tugaskan
stikma negatif terhadap penderita TB Paru kurang nya kesadaran masyarakat atau pasien yang sudah terkenak penyakit menular dan mematikan itu
Pasien tidak semua mau jujur terhadap keluhan penyakit TB paru ,
masyarakat masi beranggapan bahwa penyakit TB paru adalah penyakit di guna- guna atau aji ( Racun ) adapun masyarakat yang meninggal dunia dianggap itu bukan karna penyakit TB Paru
tetapi masyarakat mala menganggap penyakit di karenakan termakan aji atau racun
karna penyakit menular yang membahayakan dan mematikan pada tahun 2023 itu sampai sekarang masih ada yang berprinsip seperti itu
Keyakinan masyarakat penyakit
TB paru dapat di sembuhkan oleh Dukun .
sehingga pasien enggan mengantarkan Dahaknya ke puskemas dengan beragam alasan
namun itu juga karna Kurangnya keterlibatan lintas sektor dan masyarakat sebagai pemantauan tetang penyakit TB karna petugas lab nya di pindah
Sehingga puskesmas suro tidak lagi memiliki tenaga ahli Tetang penyakit TB ,Paru membuat kurangnya kelengkapan pemeriksaan laboratorium ,disaat pula puskemas suro haru mengambil tindakan untuk penyelamatan masyarakat dari serangan penyakit TB Paru ,adapun tindak lanjut yang telah puskesmas suro lakukan yaitu petugas TB
Petugas TB juga
Sudah di tetapkan dan di lakukan penyuluhan tetang bahayanya penyakit TB paru jika tidak di tangani oleh tenaga kesehatan dilakukan pertemuan lintas sektor dan kader sudah di tetapkan memberdayakan kader dan perangkat desa .
Sehingga UPTD Puskesmas Suro melakukan Inovasi pot
alangka atau serak pot ulang dahak penyerahan pot ke desa -desa yang bertumpu ke bidan desa
memberdayakan kader dan perangkat desa
dalam peningkatan penemuan kasus TB Paru sehingga di akhir 2023 dengan peningkatan menjadi 72 % kasus penemuan TB ,Baru
( Dedi ,S )















