ACEH SINGKIL :Sidik Polisi News Id .5/7/2025 Jembatan penghubung di jalan lintas provinsi Aceh yang menghubungkan antara Kabupaten Aceh Singkil dan Aceh Selatan tepatnya di Kecamatan Kuala Baru akan segera dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kementerian PUPR RI).
Diketahui, jembatan yang diperkirakan lebih kurang sepanjang 200 meter tersebut sudah lama menjadi harapan masyarakat senada dengan telah dibangunnya akses jalan provinsi yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut.
Bahkan, H. Safriadi Oyon, SH disaat menjabat sebagai wakil ketua DPRK Aceh Singkil pun, dirinya ikut mendampingi Pj Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki melakukan kunjungan untuk meninjau akses di jalan penghubung dua kabupaten tersebut di kuala baru bersama Pj Bupati Aceh Singkil yakni Marthunis pada tahun 2022 yang sebelumnya melintasi jembatan terpanjang di Aceh berlokasi di Kayu Menang.
Sosok Safriadi Oyon yang kerap disapa Oyon itu, saat diatas rakit penyeberangan di kuala baru bersama rombongan Pj Gubernur Aceh dia sempat diwawancarai dan mengatakan akan terus mengawal dan memperjuangkan jalan Aceh Singkil Aceh Selatan di kuala baru.
Kini, dirinya menjabat sebagai Bupati Aceh Singkil tak kenal lelah untuk memperjuangkan daerah yang ia cintai ini diantaranya agar jembatan di kuala baru tersebut dibangun oleh Kementerian PUPR RI.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH mengatakan bahwa memperjuangkan jembatan kuala baru tersebut berkat dukungan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem yang terus mendorong dirinya agar dapat memperjuangkan Aceh Singkil ke pusat.
“Alhamdulillah, saya kemarin melakukan kunjungan ke Kementerian PUPR di Jakarta untuk menyampaikan kekeluhan masyarakat kita yang sudah puluhan tahun diharapkan agar masyarakat kita bisa terlepas dari terisolir yaitu pembangunan jembatan di kuala baru,” kata Bupati, Sabtu (5/7/2025).
Bupati juga menyampaikan saat dirinya melakukan audiensi ke kementerian PUPR kemarin, bahwa pihak dari kementerian merespons permohonannya untuk dibangunnya jembatan di kuala baru tersebut.
“Dari hasil pertemuan kami, jembatan di kuala baru tersebut akan diusahakan dibangun tahun ini oleh pihak kementerian PUPR, kalau tidak tahun ini, paling lambat di tahun depan,” terang Bupati.
Bupati juga menyampaikan, bahwa akses jalan tersebut tetap akan diperjuangkan untuk menjadi jalan nasional yang menghubungkan antara penyeberangan provinsi yaitu Aceh dan Sumatera Utara.
“Bahwa jalan Aceh Selatan-Aceh Singkil via Kuala Baru menghubungkan konektivitas ke pelabuhan antar provinsi, yaitu ke pelabuhan penyeberangan ASDP penyeberangan dari Singkil ke Nias Sumatera Utara yang telah menjadi kewenangan pusat,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan, bahwa jalan tersebut diharapkan menjadi Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Aceh, yang menghubungkan Sumatera Utara, Sumatera Barat dan sampai ke Lampung agar akses masyarakat antar provinsi tersebut lebih mudah.
“Terkait mendukung konektivitas jalan tersebut, minimal akan mempermudah untuk menuju destinasi wisata Kepulauan Banyak, yang diharapkan nantinya bisa didorong untuk menjadi destinasi wisata ditingkat nasional. Makanan khas Aceh. Aceh Singkil angka piskalnya masih rendah sehingga sangat perlu dibantu, dengan konektivitas jalan penghubung,” tutup Bupati.
( Dedi S )















