
Jakarta – Ikatan Media Online (IMO) Indonesia memberikan ucapan selamat kepada pengurus baru Dewan Pers periode 2025-2028. Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail, menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan baru ini dalam menghadapi tantangan industri media yang dinamis. “Selamat kepada pengurus baru Dewan Pers masa bakti 2025-2028,” ujar Yakub dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu (14/5). IMO Indonesia optimistis bahwa Dewan Pers di bawah kepemimpinan baru ini akan mampu membawa angin segar bagi perkembangan pers nasional.
Perkembangan pesat teknologi digital telah membawa perubahan signifikan pada lanskap media. Disrupsi digital telah mengubah cara masyarakat mengakses dan mengonsumsi informasi, menciptakan persaingan yang ketat di antara berbagai platform media. IMO Indonesia menilai, Dewan Pers memiliki peran krusial dalam menavigasi perubahan ini dan memastikan keberlangsungan industri media yang sehat dan bertanggung jawab.
Yakub menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi bagi Dewan Pers dalam menghadapi era digital. “Perubahan cepat ini nyaris menggulung semua pola dan tradisi pemberitaan konvensional,” katanya. Ia berharap Dewan Pers mampu menciptakan kerangka regulasi yang lebih akomodatif terhadap perkembangan media digital, sekaligus melindungi kepentingan publik. Hal ini termasuk memperhatikan kemunculan industri media padat karya yang tengah berjuang di tengah persaingan yang ketat.
Kepemimpinan baru Dewan Pers, yang dipimpin oleh Komaruddin Hidayat sebagai Ketua, diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada. Susunan pengurus yang lengkap, termasuk Wakil Ketua Totok Suryanto dan komisi-komisi yang menangani berbagai aspek penting seperti pengaduan, hukum, pendidikan, dan digital, menunjukkan komitmen untuk menghadapi kompleksitas industri media saat ini.
IMO Indonesia mengapresiasi komitmen Dewan Pers dalam mengawal perubahan dan menyiapkan regulasi yang lebih responsif. Organisasi ini berharap Dewan Pers dapat menjadi mitra strategis bagi media online dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital. Kolaborasi dan dialog yang konstruktif antara Dewan Pers dan IMO Indonesia akan sangat penting dalam menjaga kualitas jurnalisme dan kebebasan pers.
Tantangan ke depan bagi Dewan Pers tidaklah ringan. Selain menghadapi disrupsi digital, Dewan Pers juga perlu memastikan akurasi informasi di tengah maraknya berita hoaks dan ujaran kebencian. Peran Dewan Pers dalam menjaga etika jurnalistik dan menegakkan kode etik profesi semakin krusial.
IMO Indonesia berharap Dewan Pers dapat menjadi rujukan utama bagi pelaku media dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab. Dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas, Dewan Pers diharapkan mampu membawa industri media Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Kepemimpinan baru Dewan Pers diharapkan dapat lebih peka terhadap perkembangan industri media dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat dan terpercaya. Era digital menuntut adaptasi yang cepat dan responsif, dan IMO Indonesia yakin bahwa Dewan Pers mampu menjawab tantangan tersebut.
Semoga Dewan Pers periode 2025-2028 dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa perubahan positif bagi industri media di Indonesia. IMO Indonesia siap bekerja sama dan mendukung penuh upaya Dewan Pers dalam mewujudkan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab.[fer]















