SidikPolisiNews
Namlea-Murid SD Negeri 9 Waelata terpaksa belajar dilantai, sehubungan persediaan kursi dan meja belajar tidak tersedia
Sebagaimana hasil pantauan DPD LSM Investigasi Nasional Independen Indonesia Chairul Syam tepatnya pada desa Widit kecamatan Waelata Kabupaten Buru, Senin 5 mei 2024 jam 11 siang
Tampak terlihat murid SD Negeri 9 Waelata kelas 3 pada ruang belajarnya tidak satupun meja kursi yang tersedia untuk murid sehingga akhirnya mereka belajar dilantai
Salah seorang guru honorer inisial IT ketika ditemui mengatakan memang adanya bahwa ruang belajar kelas 3 tidak tersedia meja kursi padahal diketahui murid SD tersebut cukup banyak yang kurang lebih 49 murid
Ungkap Syam bahwa Seharusnya sekolah dapat mencari solusi untuk mengatasi kekurangan fasilitas belajar dan memastikan bahwa siswa dapat belajar dengan nyaman dan efektif
Seharus Sekolah dapat mencari alternatif, seperti menggunakan meja atau permukaan lain yang dapat digunakan sebagai pengganti bangku kursi.Sekolah dapat menggalang dana untuk membeli bangku kursi belajar yang memadai ucap Syam
Kenyataannya hingga saat ini pada murid tersebut belum bisa belajar dengan tenang karena mereka belajar di lantai
Ternyata ada juga beberapa ruang belajar yang masih menambah kursi dan meja belajar karena beberapa kursi dan meja juga sudah pada rusak ucapnya
Dampak tidak tersedianya fasilitas meja kursi adalah Ketidaknyamanan Siswa belajar, Gangguan konsentrasi, Kesulitan mencatat dimana Siswa mungkin kesulitan mencatat materi pelajaran tanpa permukaan yang stabil.
Namun pihak dinas terkait hingga sekolah pun tidak memikirkan fasilitas murid tersebut, dirinya berharap pihak kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten buru maupun pihak kepala sekolah secepatnya menyediakan meja kursi bagi siswa tambahnya
Kepala sekolah SD negeri 9 Waelata M Saleh Ningkeula.S.Pd.SD ketika dikonfirmasi oleh wartawan media kami lewat telpon selulernya namun SMS yang disampaikan tidak mendapat respon balik hingga berita ini diturunkan*(“A H Besugi”)*















