Berita  

Keputusan Bupati Halmahera Selatan Dinilai Membebani Ekonomi Rakyat Obi, PDAM Juga Disorot Soal Pengelolaan Air* 

#peristiwa#daerah

Obi, Halmahera Selatan – Keputusan terbaru Bupati Halmahera Selatan menuai sorotan dan keluhan dari masyarakat Obi. Kebijakan tersebut dinilai menambah beban ekonomi warga yang saat ini tengah menghadapi tekanan biaya hidup yang meningkat.

Tak hanya itu, kondisi pelayanan air bersih juga semakin memprihatinkan. Kelalaian petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Obi menjadi sorotan tajam, terutama dalam pengelolaan bak penampung induk yang menjadi sumber utama distribusi air ke masyarakat.

Menurut pantauan Aliansi Masarakat Obi Menggugat, bak penampung induk tampak tidak terawat. Ia mengungkapkan bahwa bak tersebut tidak memiliki pagar pelindung, dan permukaannya sejajar dengan tanah sekitar. “Kalau hujan, air hujan yang membawa kotoran dari permukaan tanah, termasuk kotoran sapi dan hewan liar, masuk ke dalam bak. Itu sangat berisiko terhadap kebersihan air,” ungkap Aliansi.

 

Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran serius akan kualitas air yang dikonsumsi warga sehari-hari. Selain risiko pencemaran, potensi penyebaran penyakit juga dikhawatirkan meningkat jika tidak ada tindakan cepat dari pihak terkait.

 

Warga meminta pemerintah daerah dan PDAM Obi untuk segera mengambil langkah perbaikan, baik dari sisi infrastruktur maupun manajemen pelayanan, agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tidak lagi di abaikan. Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *