Berita  

Silahturahmi Media Sidik Polisi bersama Kepala Desa Sengkol

Senin, 3 Maret 2025

Sengkol Sidikpolisinews.id – Sejarah Desa Sengkol. Desa Sengkol adalah Desa tertua di Kecamatan Pujut ,Kabupaten Lombok Tengah. Pada masa lalu menurut sejarah yang di tinggal kan pada masa Pemerintahan Kerajaan Maja Pahit, terdapat tiga Desa di Pulau Lombok, yaitu Pejanggik, Jonggat, dan Pujut pada tahun 1460 silam.

Dahulunya wilayah Sengkol terbentang dari bagian selatan Kota Praya hingga pesisir pantai selatan Lombok, Kecamatan Praya Barat Daya dan sebagian wilayah Kecamatan Praya Timur, yaitu wilayah Desa Kidang dan sekitarnya.

Dengan seiring berjalannya waktu Desa Sengkol kemudian terbagi menjadi Empat wilayah yaitu, Sengkol, Rembitan, Truwai dan Kawo, sebelum ahirnya mekar menjadi Desa Desa lain yang terdapat di Kecamatan Pujut pada tahun 1996 lalu.

“Menurut keterangan yang di dapat dari awak media Sidik Polisi melalui Kepala Desa Sengkol yang menjabat saat ini “Satria Wijaya Sarap ” yang di temui lansung di Kantor Desa Sengkol, senin pagi. Menuturkan bahwa, pada sat ini jumlah Dusun yang terdapat di Desa Sengkol mencapai 20 Dusun termasuk salah satunya Dusun Grupuk yang terletak di bagian pesisir pantai selatan sana.
Dari 20 Dusun tersebut terdapat 96 RT yang berjejer di setiap wilayah, dan terdapat lebih dari 14.000 jiwa, dengan jumlah KK lebih dari 4.000 KK.

“Uniknya di desa Sengkol ini, selain mempunyai mata pencaharian sebagai petani, petani ternak tukang dan lainnya, masyarakat juga mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan.
Namun sekarang seiring berjalannya pembangunan dan kemajuan banyak juga masyarakat yang bekerja sebagai swasta terutama di kalangan remaja, berhubung dengan di bangunnya Sirkuit Mandalika, jadi banyak lapang pekerjaan yang di buka dan di prioritaskan untuk masyarakat setempat”, tambahnya.

“Dan untuk pembangunan Desa Sengkol yang lebih maju lagi di masa jabatan saya ini, pungkas Satria. Saya fokuskan pertama untuk infrastruktur, karena menurut hasil IPJM setelah di lantik, untuk mengukur jalan sepanjang 27 kilometer yang belum mendapat pasir satu sendok pun untuk pembangunan jalan yang masih sangat membutuhkan sentuhan pemerintah.
Bahkan terdapat di jalan kabupaten sepanjang 5 kilometer sudah hampir 20 tahun belum di kerjakan, tepat nya di jalan Pian – Saung”, tegasnya.

“Kemudian selanjutnya saya akan mengupayakan APDM (Air Bersih) dengan meningkatkan kualitas Sumur Bor yang lebih banyak lagi, sehingga masyarakat bisa lebih terjamin untuk kualitas air bersihnya, mengingat banyaknya wilayah Desa yang terdampak kekeringan pada musim kemarau, apalagi kemarau panjang seperti tahun kemarin”, tambahnya lagi.

“Selain itu saya juga akan memperbanyak tempat tempat kesehatan ,baik itu dari tempat posyandu maupun kader, karena kami memiliki 95 posyandu dari total seluruh wilayah.
Kemudian juga dari segi sampah, untuk menjadikan Desa Sengkol lebih bersih, Alhamdulillah sudah terurai meskipun belum sempurna, karna Desa memiliki satu mobil pikup yang difungsikan untuk pengangkutan sampah dan beroprasional mulai dari hari senin sampai dengan sabtu”, tuturnya.

(Nining Rustika SidikpolisiNews.idNTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *