Sidik Polisi News.id, Lampung Tengah – Seorang kurir paket menjadi korban pencurian saat tengah mengantar barang di Jalan Wolter Monginsidi, Gang Hasan, Kelurahan Durian Payung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026) siang.
Korban diketahui bernama Ikbal (30), warga Gang Mawar, Kelurahan Gotong Royong, Bandar Lampung. Akibat kejadian tersebut, sepeda motor Honda Beat Deluxe warna hitam dengan nomor polisi BE 3071 ZT miliknya raib dibawa kabur pelaku bersama 66 paket yang belum sempat diantar.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku diduga berjumlah dua orang. Satu pelaku terlihat membawa kabur motor korban yang berisi puluhan paket, sementara rekannya mengikuti menggunakan kendaraan lain.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat korban sedang mengantarkan paket di sebuah rumah kos yang berada di belakang Hotel POP Bandar Lampung.
Ikbal mengatakan, saat kejadian, motor diparkir di depan gerbang rumah pelanggan dalam kondisi kunci masih tergantung di kendaraan.
“Baru saya taruh paket, pas lagi antar saya dengar motor saya sudah distarter sama maling,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Korban mengaku hanya berjarak sekitar lima meter dari motornya ketika menyerahkan paket kepada konsumen.
“Waktu itu saya baru antar dua paket, lalu yang terakhir saya antar dua paket lagi. Jadi total baru empat paket yang sudah diantar, sisanya masih ada 66 paket di motor,” tambahnya.
Ia menjelaskan, total paket yang diambil dari gudang ekspedisi tempatnya bekerja mencapai 212 paket. Namun karena kapasitas kendaraan terbatas, pengantaran dilakukan secara bertahap.
Menyadari motornya dicuri, Ikbal sempat berusaha mengejar pelaku. Namun upayanya gagal lantaran pelaku melarikan diri dengan cepat.
Usai kejadian, korban langsung melapor kepada kepala gudang ekspedisi tempatnya bekerja agar akun kerjanya tidak terkena suspend akibat hilangnya paket.
“Saya sudah lapor, kata kepala gudang akan dilaporkan supaya akun saya tidak disuspend. Kalau untuk paket yang hilang kemungkinan besar ditanggung kurir,” jelasnya.
Menurut Ikbal, total nilai paket berstatus cash on delivery (COD) yang hilang diperkirakan mencapai lebih dari Rp2,6 juta. Sementara nilai paket non-COD saat ini masih dalam pendataan pihak vendor ekspedisi.
Selain melapor ke perusahaan ekspedisi, korban juga telah membuat laporan polisi ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/790/V/2026/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut.
(SIDIK POLISI NEWS.ID/HARRY IRAWAN)















