Breaking News
RPA indonesia kawal dua PMI di irak: ” saya takut di bunuh”, jeritan kiki chandra praditia menunggu di pelumpang. Jakarta, Sidikpolisinews.id 10 Juni 2026 — Kasus yang dialami Kiki Chandra Praditia, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nganjuk, Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari RPA Indonesia. Informasi awal mengenai kasus tersebut diterima melalui laporan yang disampaikan Radio Andika FM Kediri. Menindaklanjuti laporan itu, RPA Indonesia segera melakukan pendalaman data serta berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan perlindungan bagi korban. Ketua Umum Jeannie Latumahina menjelaskan, berdasarkan informasi dan dokumen yang diterima, Kiki diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah diberangkatkan ke Irak pada November 2025 melalui jalur yang diduga tidak sesuai prosedur. “Sebelum keberangkatan tidak terdapat perjanjian kerja yang ditandatangani, dan visa yang digunakan merupakan visa kunjungan atau visa turis,” ujar Jeannie. Setelah sempat berada di Dubai, Kiki tiba di Baghdad dan ditempatkan oleh agensi Al Burkhan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga. Selama bekerja, Kiki mengaku mengalami kekerasan fisik, intimidasi, serta perlakuan yang tidak manusiawi. Dalam komunikasi dengan RPA Indonesia, Kiki menyampaikan ketakutannya dan memohon bantuan agar dapat segera dipulangkan ke Indonesia. “Saya takut dibunuh,” ungkap Kiki. Saat ini Kiki telah melaporkan kondisinya kepada KBRI Baghdad dan masih menunggu proses penanganan lebih lanjut. Pada Selasa (9/6/2026) pukul 11.30 WIB, RPA Indonesia telah menyerahkan seluruh data dan kronologis kasus kepada Kementerian Luar Negeri RI serta KBRI Baghdad. RPA Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Perlindungan WNI atas respons dan perhatian yang diberikan terhadap kasus tersebut. Selain mendampingi Kiki Chandra Praditia, RPA Indonesia juga tengah mengawal kasus PMI asal Indonesia lainnya di Irak, yakni Ika Arsaya Jala. Berdasarkan informasi dari Kementerian Luar Negeri RI, saat ini Ika sedang menjalani proses penyelesaian administrasi keimigrasian di Irak dengan pendampingan Kementerian Luar Negeri RI, KJRI Erbil, serta kuasa hukum yang difasilitasi oleh perwakilan RI di Irak. RPA Indonesia berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sehingga Ika Arsaya Jala dapat segera kembali ke Indonesia dengan selamat. Kasus yang dialami Kiki Chandra Praditia dan Ika Arsaya Jala menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi. RPA Indonesia berharap Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap praktik perekrutan serta pemberangkatan PMI secara ilegal yang masih terjadi di berbagai daerah. Langkah tegas dinilai penting untuk melindungi warga negara Indonesia dari risiko eksploitasi, kekerasan, dan tindak pidana perdagangan orang di luar negeri. Bersama Radio Andika FM Kediri, RPA Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perlindungan serta proses pemulangan Kiki Chandra Praditia dan Ika Arsaya Jala hingga keduanya dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan aman, sehat, dan bermartabat. Versi ini telah diperbaiki dari sisi ejaan, alur, konsistensi istilah, dan kaidah penulisan berita agar lebih layak untuk dipublikasikan di media daring maupun cetak. Rahmat Hidaya ( Kordinator Liputan ) Gakkum Kementerian ESDM Jangan Merasa Paling Benar La Ode Ida Serang Balik Tim Gakkum ESDM: “Jangan Atas Nama Hukum Lalu Menghakimi” AUDENSI KOMUNITAS SENI BUDAYA PETUAH TENGGARA DENGAN DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN LANGKAT Perkuat Tata Kelola Gampong, Plt Sekda Aceh Barat Lantik 263 Anggota Tuha Peut
Berita  

Sabtu Sehat Ceria Bangkitkan Ekonomi Keluarga (SEHARI BOGA) Kelurahan Air Jamban

Sidikpolisinew.id | Mandau,– Pemerintah Kecamatan Mandau bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Mandau, melalui Pemerintah Kelurahan Air Jamban dan TP-PKK Kelurahan Air Jamban, menggelar giat dalam rangka mendukung ekonomi masyarakat, dengan tema Sabtu Sehat Ceria Bangkitkan Ekonomi Keluarga (SEHARI BOGA), Sabtu (11/01/2025).

kegiatan ini dikemas dengan kegiatan jalan santai, yang diikuti oleh pihak Kecamatan, Kelurahan, UPT, TP-PKK, Posyandu, dan juga masyarakat se-Kecamatan Mandau, dengan rute jalan santai, dimulai dari Jalan Desaharapan depan Filosofi Sambal, dan berakhir di Halaman Kantor Dukcapil Kecamatan Mandau, yang mana jalan santai ini dibuka langsung oleh Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Toharuddin, bersama Camat Mandau Riki Rihardi dan Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau Dewi Asdinar.

Antusiasme masyarakat Kelurahan Air Jamban begitu tinggi, sehingga jalanan dipenuhi oleh kerumunan warga yang mengikuti kegiatan, walaupun hujan melanda saat jalan santai.

Sesampainya ditempat finish, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., yang menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Bupati Bengkalis yang telah menciptakan salah satu program unggulan BERMASA sehingga setiap Kelurahan bisa melaksanakan kegiatan SEHARIBOGA, demi menyukseskan Visi-Misi dalam mewujudkan potensi keuangan daerah, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang efektif, dalam memajukan perekonomian, melalui peningkatan kapasitas dan kemampuan keuangan daerah, kualitas sunber daya manusia, serta meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Kelurahan Air Jamban.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan juga seluruh masyarakat yang mengikuti kegiatan pagi ini merasa sangat bangga atas suksesnya kegiatan ini, Kegiatan ini adalah salah satu cara kita mengajak seluruh ASN plus tenaga honorer bersama dengan masyarakat untuk berbaur dan menciptakan kebersamaan yang lebih baik, semoga kegiatan ini juga dapat menjadikan tali silaturahmi kita semua tetap terjalin dengan harmonis”, ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Toharuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *