Berita  

Program Makan Bergizi Gratis yang di gulirkan melalui yayasan PAKU BUMI RESTU SEMESTA di SDIT Al Huda Sidoharjo Tertunda Akibat tata kelola dan menejemen yang kurang profesional berakibat tidak di kirimkan sesuai jumlah penerima manfaat bedasarkan dana yang di terima yayasan tersebut Mitra MBG 

Admin 1 Sidik Polisi News

Program Makan Bergizi Gratis yang di gulirkan melalui yayasan PAKU BUMI RESTU SEMESTA di SDIT Al Huda Sidoharjo Tertunda Akibat tata kelola dan menejemen yang kurang profesional berakibat tidak di kirimkan sesuai jumlah penerima manfaat bedasarkan dana yang di terima yayasan tersebut Mitra MBG

 

Sidoharjo, Wonogir, Jawa Tengah,sidik polisi news – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat dinantikan oleh para siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Huda Sidoharjo, Wonogiri, mengalami penundaan pada hari pelaksanaannya, Kamis (4/9/2025). Ratusan siswa yang seharusnya mendapatkan makan siang gratis terpaksa gigit jari karena mitra penyedia MBG belum siap.

Menurut laporan dari Firman, jurnalis sidikpolisinews.id, ketidaksiapan teknis dari pihak mitra MBG Sidoharjo menjadi penyebab utama penundaan ini. Namun, informasi terbaru dari Mitra MBG Yayasan PAKU BUMI RESTU SEMESTA mengungkap fakta lain. Kepala Dapur, Ibu Biqis, mengakui bahwa mereka tidak mengirimkan makanan kepada anak-anak dengan jumlah siswa kurang lebih 300. Ironisnya, dana dari program MBG telah diterima oleh yayasan untuk penyediaan makanan siswa. Pihak sekolah merasa sangat dirugikan karena harus membelikan makanan tambahan untuk anak-anak.

Pihak sekolah, yang telah mempersiapkan segala sesuatunya, merasa kecewa dengan situasi yang terjadi. “Kami sangat menyayangkan adanya kendala ini. Padahal, kami sudah berkoordinasi jauh-jauh hari dengan pihak mitra,” sekolah SDIT SIDOHARJO WONOGIRI saat dikonfirmasi di lokasi. “Namun, karena ini menyangkut kebutuhan anak-anak, kami tidak ingin mereka kelaparan. Kami memutuskan untuk membelikan makanan bagi seluruh siswa.”

bahwa pihak sekolah telah menganggarkan dana khusus untuk membeli makanan pengganti sementara waktu. Menu yang disajikan pun tetap memperhatikan aspek gizi, meskipun tidak selengkap menu MBG yang direncanakan.

“Kami berharap pihak mitra MBG dapat segera menyelesaikan masalah teknis mereka. Kami ingin program ini segera berjalan karena manfaatnya sangat besar bagi anak-anak,” imbuhnya.

Sementara itu, beberapa orang tua siswa mengaku khawatir dengan kelanjutan program MBG ini. Mereka berharap pemerintah daerah dapat turun tangan untuk memastikan program ini berjalan lancar.

“Kami sangat mendukung program MBG ini. Ini sangat membantu meringankan beban ekonomi kami

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak mitra MBG Sidoharjo maupun pemerintah daerah terkait kendala yang terjadi dan dugaan pengurangan jumlah makanan, meskipun dana telah diterima. Masyarakat berharap agar masalah ini dapat segera diselesaikan agar siswa SDIT SIDOHARJO WONOGIRI dapat segera menikmati manfaat dari program Makan Bergizi Gratis.

Para siswa SDIT Al Huda Sidoharjo pun tak dapat menyembunyikan kekecewaan mereka. Beberapa siswa bahkan terlihat menangis karena sudah membayangkan makan siang bersama teman-teman.

“Saya sudah lapar sekali. Tadi pagi tidak sempat sarapan,” ujar seorang siswa kelas 2 dengan wajah sedih. “Saya ingin segera makan nasi ayam seperti yang dijanjikan.”

Meskipun demikian, para siswa tetap bersemangat untuk belajar. Mereka berharap program MBG ini dapat segera berjalan agar mereka dapat belajar dengan lebih fokus dan bersemangat ( firman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *