Berita  

Pemkab Aceh Barat Tertibkan PKL di Kawasan Suzuya, Siapkan Lokasi Baru di Belakang Terminal

oppo_32

Sidikpolisinews.id MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mulai melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di titik-titik terlarang, khususnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan Suzuya. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas yang kian padat menjelang bulan suci Ramadan.

Penertiban Humanis oleh Satpol PP

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., didampingi Wakil Bupati Said Fadhel, S.H., dan Sekda Kurdi, menegaskan bahwa tindakan yang diambil oleh Satpol PP merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilakukan bersama unsur Forkopimda sebelumnya.

“Kami sudah mengingatkan dan melakukan sosialisasi berkali-kali bersama Forkopimda. Namun, masih ada satu dua pedagang yang tidak patuh dan tetap berjualan di tempat yang dilarang. Saat ini sedang ditertibkan oleh Satpol PP secara tegas namun terukur,” ujar Bupati Tarmizi saat diwawancarai pada Minggu (22/2/2026).

Relokasi ke Belakang Terminal

Pemerintah menyadari bahwa kawasan depan Suzuya memang menjadi daya tarik bagi pedagang karena ramai pembeli. Namun, keberadaan mereka kerap memicu kemacetan parah yang mengganggu ribuan pengguna jalan lainnya.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten telah duduk bersama dinas terkait untuk menyiapkan tempat khusus bagi para pedagang.

Lokasi Baru: Kawasan belakang Terminal.

Fasilitas Pendukung: Pemerintah berencana membantu penyediaan lampu penerangan dan payung jualan.

Tujuan: Agar pedagang tetap bisa berjualan dengan laris tanpa mengganggu fasilitas umum.

Menjaga Ketertiban Menjelang Ramadan

Bupati menambahkan bahwa penataan ini sangat krusial mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan puasa (sekitar tanggal 10 puasa biasanya aktivitas memuncak).

“Kita bantu mereka supaya dagangannya lancar, tapi masyarakat lain juga jangan terganggu. Jumlah pedagang ini tidak terlalu banyak, sementara pengguna jalan raya bisa mencapai ribuan orang. Kita ingin semuanya tertib,” tegasnya.

Pemerintah berkomitmen untuk terus merangkul para pedagang agar mau pindah ke lokasi yang telah disediakan, demi kenyamanan bersama seluruh warga Meulaboh

Editor/udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *