Nias Selatan, Sidikpolisinews.id – Lahusa Helezalulu – Pelayanan di Rumah Sakit Kecamatan Lahusa Helezalulu kembali menjadi sorotan setelah seorang siswa yang mengalami sesak napas tidak mendapat penanganan yang memadai. Peristiwa ini menimbulkan kekecewaan mendalam dari para guru yang mendampingi pasien dan masyarakat setempat.
Menurut keterangan para saksi, siswa tersebut dibawa ke rumah sakit oleh para guru dan teman-temannya setelah mengalami sesak napas. Namun, setibanya di lokasi, tidak ada satu pun petugas medis yang siap melayani. Setelah menunggu selama 30 menit, barulah petugas tiba, tetapi mereka justru menyampaikan bahwa rumah sakit tidak memiliki oksigen yang dibutuhkan untuk menangani pasien.
Hal yang lebih mengecewakan, pasien langsung disuruh pulang tanpa ada upaya dari pihak rumah sakit untuk memberikan solusi atau merujuk ke fasilitas kesehatan lain.
“Kami sangat kecewa dengan pelayanan di rumah sakit ini. Tidak ada petugas saat kami datang, dan setelah menunggu lama, mereka malah mengatakan tidak ada oksigen. Ini sangat tidak bertanggung jawab,” ujar salah seorang guru yang mendampingi siswa tersebut.
Para guru meminta Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk segera meninjau kejadian ini dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Kecamatan Lahusa Helezalulu.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami berharap pemerintah bertindak tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambah salah seorang guru lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Masyarakat berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah ini.
( B.Gulo)















