PD Inaker Babel Tegaskan Tanggung Jawab Berat Ferry–Syahbudin dan Udin–Dessy: Pastikan Rakyat Sejahtera

BANGKA BELITUNG — Sidikpolisinews.id
Pilkada Ulang 2025 telah menetapkan pemimpin baru di dua daerah strategis. Ferry Insani–Syahbudin dipercaya memimpin Kabupaten Bangka, sementara Profesor Saparudin–Dessy Ayutrisna memegang amanah di Kota Pangkalpinang. Masa jabatan 2025–2030 ini bukan sekadar periode kepemimpinan, melainkan ujian besar untuk membuktikan komitmen kepada rakyat.
(Sabtu, 06/09/2025)

Ketua PD Inaker (Indonesia Bekerja) Bangka Belitung, Aboul A’la Almaududi, SH, mengingatkan bahwa beban tanggung jawab keduanya sangat berat. Ia menekankan agar pasangan kepala daerah segera turun tangan membenahi daerah setelah dilantik. “Program yang dibuat jangan monoton. Pastikan warga benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.

Aboul menegaskan, kepemimpinan sejati lahir ketika rakyat merasa diayomi. Karena itu, kebijakan yang dilahirkan harus mampu menghadirkan kesejahteraan nyata. “Jangan sampai ada warga yang putus sekolah, apalagi sampai kelaparan. Itu tugas utama pemimpin untuk memastikan tidak terjadi,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar kepala daerah membentuk tim percepatan perbaikan ekonomi yang bisa bekerja cepat dan tepat sasaran. Menurutnya, pola jemput bola sangat penting, sehingga program tidak hanya berhenti di ruang rapat, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Aboul secara khusus menyoroti aspek kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar rakyat. Ia mendesak agar BPJS gratis dapat segera diwujudkan bagi seluruh warga sebagai bentuk nyata hadirnya negara di tengah rakyat. “Jaminan kesehatan adalah hak rakyat, bukan sekadar janji kampanye,” tambahnya.

Namun, Aboul mengingatkan, semua komitmen itu hanya bisa terlaksana bila ditopang oleh tim kerja yang solid dan profesional. “Pastikan orang-orang yang dipilih bekerja dengan totalitas, bukan sekadar mengisi kursi jabatan. Amanat rakyat itu besar, dan harus dijalankan sepenuh hati,” katanya.

Menurutnya, Ferry–Syahbudin maupun Udin–Dessy tidak boleh terjebak dalam rutinitas birokrasi. Mereka dituntut menghadirkan terobosan, inovasi, dan langkah konkret yang bisa mengangkat harkat hidup masyarakat.

Aboul menutup pesannya dengan optimisme. Harapan yang dititipkan rakyat memang tidak ringan, tetapi dengan kerja sama semua pihak, masa depan Bangka dan Pangkalpinang diyakini bisa lebih cerah. “Inilah saatnya menunjukkan kepemimpinan yang nyata. Rakyat ingin bukti, bukan sekadar janji,” pungkasnya.

(Fadian Bujang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *