PANGKALPINANG, – Sidikpolisinews.id
Setelah melihat perkembangan perhitungan suara Pilkada Ulang 2025 di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, Aboul A’la Almaududi, SH, Ketua DPD Garis Bangka Belitung, menyampaikan pesan persatuan kepada seluruh rakyat. Ia menegaskan bahwa hasil pilkada adalah takdir Allah SWT, dan kini saatnya semua pihak kembali bersatu membangun daerah tanpa lagi terbelah pilihan.
(Rabu 27/08/2025)
Pilkada kali ini menetapkan pasangan Prof. Udin–Dessy Ayutrisna sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang terpilih, sementara Feri Insani–Syahbudin dipercaya rakyat untuk memimpin Kabupaten Bangka lima tahun ke depan. Namun bagi Aboul, kemenangan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal pengabdian. “Dalam demokrasi, pemenangnya hanya satu. Bupati jatahnya satu, wali kota jatahnya juga satu. Karena itu yang menang jangan jumawa, yang kalah jangan patah arang,” pesannya.
Aboul menegaskan, pilkada adalah peristiwa politik yang wajar terjadi setiap lima tahun sekali. Pergantian kepemimpinan adalah bagian dari siklus demokrasi yang harus disikapi dengan dewasa. “Hari ini ada yang menang, besok bisa berganti. Itulah dinamika demokrasi yang sehat,” ujarnya.
Didampingi Dodi Hendriyanto, Sekretaris DPD Garis Babel, Aboul menyampaikan ucapan selamat kepada kedua pasangan pemenang. Ia mengingatkan bahwa janji-janji politik yang disampaikan kepada rakyat tidak boleh berhenti di masa kampanye. “Rakyat menaruh harapan, janji itu bukan sekadar kata-kata, tapi amanah yang harus diwujudkan,” tegasnya.
Lebih jauh, Aboul juga mengingatkan agar para pemimpin tidak lupa daratan setelah menduduki kursi kekuasaan. “Jangan lupa berdiri setelah duduk di kursi kekuasaan. Jabatan itu sesaat, maksimal dua periode saja. Setelah itu akan ada yang lain menggantikan,” katanya penuh makna.
Menurutnya, pesan itu bukan sekadar peringatan, tetapi penegasan bahwa kekuasaan hanyalah sarana untuk mengabdi, bukan tujuan untuk diagungkan. Pemimpin sejati adalah yang rendah hati, merangkul semua pihak, bahkan mereka yang berbeda pilihan.
Aboul optimistis jika semangat kebersamaan terus dijaga, Bangka dan Pangkalpinang akan semakin maju. “Pilkada sudah usai, tidak ada lagi sekat perbedaan. Saatnya bersatu demi cita-cita besar: menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat,” tutupnya.
(Fadian bujang)















