Berita  

KEMENKESMAS PEMA UTU SELENGGARAKAN TALKSHOW MENTAL HEALTH UNTUK MAHASISWA

Sidikpolisinews.id ​Meulaboh — Kementerian Kesehatan Masyarakat (Kemenkesmas) Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar (PEMA UTU) sukses melaksanakan kegiatan TALKSHOW Mental Health pada [Tanggal Pelaksanaan – Jika ada] sebagai upaya signifikan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kesehatan mental di lingkungan kampus.

​Acara yang diselenggarakan dengan tema strategis ini bertujuan untuk membuka ruang diskusi terbuka mengenai isu-isu psikologis yang dihadapi generasi muda di tengah tuntutan akademik dan sosial.

​Dibuka Resmi oleh Wakil Rektor III
​Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UTU, Bapak Ibrahim Laweung, M.NSc. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kesehatan mental merupakan aspek fundamental bagi perkembangan mahasiswa.

​Bapak Ibrahim Laweung juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga sikap saling menghargai, membangun dukungan sosial, dan menciptakan lingkungan kampus yang aman serta bebas dari tekanan yang tidak perlu.

​”Mahasiswa harus merasa dihargai, didengarkan, dan didukung — bukan dijatuhkan,” tegas beliau, menggarisbawahi pentingnya budaya empati di UTU.

​Tantangan Mental Mahasiswa Jadi Sorotan Utama
​Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya, yaitu:
​Dr. Ir. Nasrullah RCL., MT.
​dr. Sari Dewi, Sp.KJ.
​Keduanya menyampaikan materi yang sangat relevan terkait tantangan kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa. Materi yang dibahas mencakup spektrum permasalahan yang luas, mulai dari:
​Stres akademik dan manajemen waktu.
​Beban moral sebagai generasi penerus bangsa.
​Tekanan finansial, terutama bagi mahasiswa perantau.
​Ekspektasi besar dari keluarga yang seringkali terasa memberatkan.

​Para narasumber memberikan wawasan mendalam mengenai cara mengidentifikasi tanda-tanda awal masalah kesehatan mental dan langkah-langkah praktis untuk mengatasinya.

​Apresiasi dari Presiden Mahasiswa
​Presiden Mahasiswa UTU, Putra Rahmat, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras Kemenkesmas yang telah memprakarsai program penting ini.

​Ia menyampaikan bahwa mahasiswa hari ini tidak hanya berjuang mengejar nilai dan gelar, tetapi juga menjaga kesehatan mental di tengah berbagai tuntutan hidup.

​“Kita kadang terlihat kuat, tapi sesungguhnya menyimpan banyak cerita di balik kesibukan kuliah dan harapan orang tua. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk saling memahami dan memperkuat budaya peduli di UTU,” ujar Putra Rahmat.

​Melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, para peserta memperoleh pemahaman baru mengenai teknik menjaga kesehatan mental, serta pentingnya membangun lingkungan kampus yang suportif dan penuh empati.

​Kegiatan Talkshow Mental Health ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Kesehatan Masyarakat PEMA UTU dalam menghadirkan program yang tidak hanya informatif, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis mahasiswa, menegaskan peran PEMA UTU sebagai garda terdepan dalam kepedulian sosial kampus.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *