Berita  

Kapolda Metro Jaya Tak mau anak buahnya “pensiun bingung”,

Kapolda Metro Jaya

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K. resmi membuka Pelatihan Keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri yang sebentar lagi masuk masa purnabakti bertempat di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Selasa (5/8/2025)

SIDIKPOLISINEWS.ID, Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, S.I.K., menunjukkan komitmennya dalam mendampingi para pegawai negeri Polri yang akan memasuki masa purnabakti. Bertempat di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Selasa (5/8), jenderal bintang dua ini secara resmi membuka Pelatihan Keterampilan bagi Pegawai Negeri pada Polri, sebagai bekal menghadapi masa pensiun dengan mental kuat dan semangat pantang menyerah.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini disambut antusias oleh puluhan peserta. Dalam sambutannya, Irjen Karyoto menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya soal keterampilan teknis, namun juga menyentuh sisi mental dan motivasi.

“Pelatihan ini bukan cuma ngasih ilmu teknis. Tapi juga tentang pantang menyerah, semangat usaha, dan siap menghadapi hari tua dengan bermartabat,” tegas Irjen Karyoto.

‎Lebih lanjut, jenderal yang dikenal low profile ini juga berbagi kisah inspiratif tentang perjuangannya bersama sang istri dalam meniti karier dari nol hingga ke puncak kepemimpinan.

‎“Saya juga pernah jatuh bangun. Tapi dengan dukungan keluarga dan tekad kuat, saya bisa bangkit. Jangan takut gagal!” ucapnya yang disambut tepuk tangan dan senyum haru para peserta.

Pelatihan ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi strategis, di antaranya:

‎Kepala Kantor PT Asabri Cabang Utama Jakarta

‎Kepala Bank SMBC Wilayah Jakarta 1

‎Kepala Regional 7 PT Bank Rakyat Indonesia

‎PJLP Teknis Pertanian dan Pangan

‎Kehadiran mereka menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendukung masa depan pegawai negeri Polri yang akan memasuki masa pensiun.

‎Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga meminta agar para pegawai berusia di atas 53 tahun dapat ditempatkan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka guna menjaga kebugaran dan produktivitas.

‎“Ini soal kenyamanan. Kita bantu agar yang sudah senior bisa tetap produktif tanpa terbebani,” ujarnya.

Irjen Karyoto berharap, lewat pelatihan ini, para pegawai yang akan purnatugas bisa mempersiapkan diri membuka usaha, memulai UMKM, atau bahkan menciptakan lapangan kerja baru.

“Mereka sudah puluhan tahun mengabdi. Kini saatnya kita bekali dengan keterampilan hidup yang nyata,” tandasnya.

‎Pelatihan ini menjadi bukti bahwa institusi tak hanya melepas pegawai secara seremonial, namun benar-benar memberi bekal nyata untuk masa depan. Diharapkan, seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal demi masa purnabakti yang sejahtera dan bermartabat.(Slh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *