Berita  

Gubernur NTB dan BKN Bahas Penerapan Manajemen Talenta ASN

Mataram (NTB) , Sidikpolisinews.id : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyambut baik rencana Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI dalam menerapkan program manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini bertujuan untuk memberikan kesetaraan antara jabatan fungsional dan jabatan struktural, serta mendorong pengembangan karier ASN secara lebih profesional dan terarah.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyambut dan mendukung inisiatif ini. Ia berharap program ini dapat segera disosialisasikan dan mulai diterapkan tahun depan.

“Sudah saatnya jabatan fungsional diposisikan setara dengan jabatan struktural. Bahkan, dalam banyak hal, jabatan fungsional memiliki peluang karier yang lebih baik. Itu saya sampaikan berdasarkan pengalaman pribadi,” ujar Gubernur NTB saat menerima audiensi Kepala BKN Regional X Bali-Nusra, Yudhantoro Bayu Wiratmoko, Selasa (22/4/2025).

Lebih lanjut, Gubernur menyoroti pentingnya optimalisasi jabatan fungsional yang memiliki kaitan langsung dengan potensi daerah, seperti sektor pertanian dan pariwisata. Ia menilai bahwa penguatan jabatan fungsional di bidang-bidang strategis akan sangat berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Di NTB, kita punya banyak potensi di sektor pertanian dan pariwisata. Karena itu, kita perlu mendorong ASN di bidang tersebut agar mampu berkembang melalui jabatan fungsional yang mumpuni. Ini sekaligus untuk mengubah paradigma negatif terhadap jabatan fungsional,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKN Regional X Bali-Nusra, Yudhantoro Bayu Wiratmoko, menjelaskan bahwa manajemen talenta ASN merupakan bagian dari program nasional yang akan diimplementasikan secara bertahap, termasuk di lingkungan Pemprov NTB.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN, mengelola potensi mereka secara lebih baik, serta mengarah pada pengembangan sumber daya manusia (human capital) yang berkelanjutan. Sebagai kantor regional yang membawahi tiga wilayah—Bali, NTB, dan NTT—kami ingin memastikan ASN di NTB siap menghadapi tantangan pembangunan daerah melalui pendekatan manajemen talenta,” terangnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun ASN yang profesional, adaptif, dan mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah.

(Jesicha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *