Berita  

Warga Keluhkan Lampu Jalan Bypass Menuju Bandara Internasional Lombok Banyak Mati, Ini Respons Dishub Lombok Tengah

Lombok Tengah sidikpolisinews.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah (Loteng) mengakui kerap mendapat keluhan persoalan matinya Penerangan Jalan Umum (PJU) pada jalan bypass di sekitar Desa Labulia, Kecamatan Jonggat. Namun daerah tidak bisa berbuat apa-apa karena itu menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Pelayanan Transportasi Darat (BPTD) NTB.

Kepala Dishub Loteng Lalu Herdan mengatakan, pihaknya hanya bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan melaporkan keadaan. “Dari hasil komunikasi, perbaikan PJU hingga traffic lights masih terkendala anggaran dari pemerintah pusat,” ujar dia.

Persoalan lainnya, ketika PJU sudah menyala kerap dihadapkan oleh tangan-tangan jahil tak bertanggung jawab. Enth karena iseng, atau memang ingin mencuri bagian bernilai dari PJU tersebut. “Kelakuan seperti ini yang kerap kita sesalkan, padahal PJU menyala kan untuk masyarakat juga,” cetus Herdan.

Setiap perbaikan pun, pemerintah tak main-main mengganti dengan anggaran fantastis. Sebab itu, pemda pun mendorong masyarakat sekitar untuk ikut mengawasi. “Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan,” imbuhnya.

Tidak hanya kondisi PJU di jalan bypass, PJU di sekitar jalan negara Mataram-Kopang juga butuh perhatian. “Ini juga kita usulkan untuk diperbaiki, sudah lama rusak,” kata mantan Humas Pemda Loteng ini.

Sedangkan untuk traffic light yang berfungsi di Praya, ada lima titik yang telah diperbaiki. Perbaikan traffic light ini memakan biaya hingga Rp 76 juta, biaya ini untuk mengganti mesin dan mengganti sebagian lampu.

Contoh, traffic light di simpang Toyang dan simpang Puyung. “Menyisakan traffic light di simpang empat Kampus IPDN NTB yang belum. Kenapa ini belum diperbaiki, karena dianggap belum krusial, lalu lintas masih berjalan lancar di sana. Diperbaiki pun memerlukan biaya sangat besar,” kata Herdan.

(Tim Red sidikpolisinews.idNTB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *