Senin 10 Maret 2025
Lombok tengah sidikpolisinews.id – Naas nasib Samsul Bahri (33) warga Pelongo Rencana Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (7/3) yang keseharian menjadi guide dan pelatih selancar bagi wisatawan yang menjadi tamunya.
Ia mengalami musibah meninggal dunia akibat dihempas gelombang ketika berselancar di wilayah laut selatan desa Ekas Buana kecamatan Jerowaru Lombok Timur,
Informasi yang didapat, sebelum kejadian, korban bersama kawannya dan tamunya datang dari wilayah Awang Lombok Tengah ke lokasi wilayah pantai Inside ombak di Desa Ekas Buasa, bersama tamunya Jumat sore, untuk berselancar. Karena dinilai lokasi tersebut memiliki ombah yang indah sebagai tempat berselancar.
Naasnya, ketika korban pergi berselancar bersama tamunya, tanpa diduga ketika berselancar di ombak yang besar tali papan selancar korban putus yang pada saat itu korban langsung dihempaskan oleh ombak sebanyak sekitar 5 (lima) kali. Korbanpun sempat meminta bantuan teman-teman sesama pelatih selancar.
Namun teman korban tak bisa berbuat banyak, karena gelombang besar, setelah terseret dan jauh dari gelombang, menggunakan kapal boat, teman korban berhasil mengevakuasi korban ke atas boat, dan langsung korban dilarikan menuju Puskesmas Awang untuk mendapat pertolongan melalui jalur laut,namun, sesampai di PKM Awang korban sudah tak bernyawa, diduga korban telah tewas dalam perjalanan.
Jenazah Samsul kemudian dibawa ke rumah duka di Pelonggo Renco, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Oesman, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat,
“Dugaan sementara, korban meninggal akibat tali pengikat papan selancarnya yang putus, sehingga ia terhempas ombak besar dan terseret arus,” ujar AKP Nikolas Oesman Sabtu (8/3/2025)-
Semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan.
(Nining Rustika)















