banner 728x250
Berita  

Pimpin Apel Gabungan di Dinas PUPR dan Perkim, Bupati Aceh Barat Tegaskan ASN Harus Keluar dari Zona Nyaman

oppo_0
banner 120x600
banner 468x60

Sidikpolisinews.id MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, memimpin apel pagi gabungan yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas PUPR setempat pada Selasa (14/7/2026).

Dalam arahannya, Tarmizi menjelaskan bahwa apel gabungan ini merupakan bagian dari agenda baru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat. Program ini perdana dimulai kemarin bersama Dinas Pertanian, dengan tujuan utama untuk membedah sekaligus mencari solusi atas berbagai permasalahan di setiap instansi secara langsung melalui Rakor.

banner 325x300

Bupati Tarmizi secara terbuka memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini yang sedang menghadapi tantangan besar. Ia meminta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) untuk mengubah pola pikir dan cara kerja lama.

“Keadaan tahun ini sangat jauh berbeda dengan tahun yang lalu. Kondisi keuangan fiskal lemah, tidak ada pilihan lain kita berada dalam keadaan tidak baik-baik saja. Kita harus menyadari ini bahwa kita tidak boleh lagi berada dalam zona nyaman,” tegas Tarmizi.

Oleh karena itu, ia menuntut adanya terobosan baru dan kerja keras yang lebih masif untuk menjawab keluhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

“Perlu cara-cara yang tidak biasa atau di luar dari kebiasaan kita. Kita harus bekerja lebih keras, mengambil langkah inovatif dan kreatif untuk melayani serta menyelesaikan semua permasalahan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tarmizi menyoroti pentingnya sinergi antar-instansi, khususnya bagi Dinas PUPR dan Dinas Perim yang berfokus pada pembangunan infrastruktur.

Diharapkan membangun kolaborasi lintas sektor. Salah satunya, pembangunan atau perbaikan irigasi harus berbasis data dari Dinas Pertanian. Hal ini agar penanganan infrastruktur tepat sasaran dan mampu mengubah lahan tidak produktif menjadi produktif. Diminta melakukan pemetaan dan perencanaan yang matang, terutama mengenai validasi data bantuan rumah duafa serta perbaikan lampu penerangan jalan yang kerap dikeluhkan warga.

Di samping itu, Bupati juga menginstruksikan adanya efisiensi internal di setiap kantor dinas. “Saya mengajak semua jajaran untuk menyikapi kondisi ini dengan sangat serius. Lakukan penghematan anggaran di kantor. Program yang diusulkan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta visi misi kita,” cetusnya.

Menutup arahannya, Tarmizi mengingatkan bahwa di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, masyarakat sangat mudah menyampaikan keluhan melalui media sosial. Pemerintah harus bergerak lebih cepat ketimbang respons netizen.

“Kita melakukan strategi jemput bola, menyelesaikan permasalahan tanpa harus menunggu ada laporan dan diviralkan terlebih dahulu,” kata Tarmizi.

Ia juga mengimbau setiap dinas untuk lebih aktif mempublikasikan program kerja dan capaian mereka kepada publik, baik secara langsung maupun lewat media sosial. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat mengetahui bahwa seluruh jajaran dinas di Aceh Barat terus bekerja maksimal demi kemajuan daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *