Sidikpolisinews.id MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu pengerjaan proyek saluran air (drainase) di kawasan perkotaan. Hingga saat ini, realisasi fisik di sejumlah titik utama menunjukkan tren yang sangat positif dan mendekati rampung.
Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, S.T., M.T., melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Vernony Marosa, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan komitmen pemerintah dalam membenahi sistem sanitasi sekaligus mengantisipasi risiko banjir genangan di pusat kota.
“Pengerjaan saluran air di kawasan perkotaan terus menunjukkan tren positif. Sebagian besar proyek sudah berada di atas 89 persen dan ditargetkan selesai tepat waktu,” ujar Vernony Marosa saat diwawancarai pada Kamis (9/7/2026).
Berdasarkan data dari Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Aceh Barat, berikut adalah rincian progres pengerjaan di lima jalur drainase utama: No. Lokasi Proyek Drainase Persentase Capaian
1 Jl. Nasional 93%
2 Jl. Sisingamangaraja 92%
3 Jl. Kesehatan 92%
4 Jl. Bungong Jaroe 90%
5 Jl. Iskandar Muda 89%
Selain memacu pembangunan fisik, Vernony juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama menjaga fungsi infrastruktur yang sedang dibangun ini. Dinas PUPR sangat melarang warga membuang sampah ke dalam saluran drainase.
“Tujuan utama kita membangun drainase ini adalah biar jangan banjir lagi saat intensitas hujan tinggi. Namun, infrastruktur yang bagus tidak akan berfungsi maksimal jika salurannya tersumbat sampah. Oleh karena itu, kami menginformasikan secara tegas kepada masyarakat agar sangat dilarang membuang sampah ke dalam drainase,” pungkas Vernony.
Editor/udinjazz















