Wali Kota Jakarta Timur Resmikan Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di RW 06 Pulogadung

PT ANTAM Dukung Penuh Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Jakarta Timur – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si.* meresmikan Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di RW 06, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 09.00 WIB.

SIDIKPOLISINEWS.ID,Jakarta Timur– Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si. meresmikan Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau di RW 06, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pengelolaan sampah dari sumbernya sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026, sekaligus penyerahan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) dari PT ANTAM Tbk.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, Pemerintah Kecamatan Pulogadung, tujuh kelurahan se-Kecamatan Pulogadung, tujuh perusahaan mitra CSR, perwakilan PAUD dan SD dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Pulogadung, para Ketua RW, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Pulogadung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jakarta Timur menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga RW 06 yang telah menunjukkan semangat dan kepedulian tinggi dalam mengelola sampah mulai dari lingkungan rumah tangga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah begitu antusias dan bersemangat mengelola sampah di rumah maupun di lingkungan masing-masing. Harapannya, tidak ada lagi sampah yang keluar dari wilayah ini. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh bagi RW-RW lainnya di Jakarta Timur,” ujar Dr. Munjirin.

Ia juga mengapresiasi dukungan PT ANTAM Tbk yang terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui berbagai program CSR di bidang lingkungan.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Mudah-mudahan dapat terus dikembangkan ke wilayah lain di Jakarta Timur,” katanya.

Menurut Wali Kota, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur secara rutin melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) setiap tiga minggu untuk mengukur penurunan tonase sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang. Hasil evaluasi menunjukkan tren penurunan volume sampah yang keluar dari wilayah Jakarta Timur terus mengalami peningkatan secara positif.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjalankan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 dengan membentuk bank sampah di setiap RW sehingga sampah organik, anorganik, B3, maupun residu dapat dikelola secara optimal dari sumbernya.

Sementara itu, General Manager PT ANTAM Tbk, Bapak Ismail, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan BUMN, ANTAM berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Program Bank Sampah Pintar Kemilau merupakan salah satu bentuk kontribusi PT ANTAM Tbk dalam mendukung pengelolaan sampah yang saat ini menjadi perhatian bersama. Kami berharap program ini mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain meresmikan BSP Kemilau, PT ANTAM Tbk juga menyerahkan bantuan sarana pendukung pengelolaan sampah, termasuk fasilitas pemilahan sampah organik dan anorganik. Konsep BSP Kemilau dikembangkan agar hasil pengelolaan sampah memiliki nilai ekonomi yang dapat dikonversikan menjadi tabungan emas atau logam mulia.

Seluruh program Taman Edukasi Kemilau merupakan program CSR murni dari PT ANTAM Tbk. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung edukasi lingkungan, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Bagus, selaku Manager CSR PT ANTAM Tbk, turut hadir mendampingi pelaksanaan kegiatan bersama jajaran perusahaan.

Bank Sampah Pintar (BSP) Kemilau dipimpin oleh Ibu Hernawati selaku Ketua, didampingi Tri Sutriano sebagai Sekretaris dan Angela sebagai Bendahara. Sementara itu, Ibu Fany berperan sebagai Pembina Taman Edukasi Kemilau, yang membawahi pengembangan Bank Sampah Pintar (BSP) dan Urban Farming (UF).

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan BSP Kemilau dapat menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Jakarta Timur serta mendorong terbentuknya bank sampah di seluruh wilayah, sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta berkelanjutan. BSP KEMILAU ini di prakarsai oleh LMK Kelurahan Pulogadung.(Hrz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *