Klinik Intan Sari dan LAN Sumbar Siap Berikan Layanan Rawat Jalan Grati

Sidik Polisi News Sumbar, Sinin 26 Mei 2026 ,Upaya penyelamatan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika terus dilakukan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat. Tidak hanya bergerak dalam bidang sosialisasi dan pencegahan, LAN Sumbar kini juga mulai memperkuat langkah rehabilitasi dan pendampingan bagi para penyitas narkotika melalui kerja sama layanan kesehatan.

Komitmen tersebut datang dari Klinik Intan Sari melalui dr. Martha yang menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan layanan rawat jalan secara gratis kepada para penyitas narkotika di Sumatera Barat. Pernyataan itu disampaikan langsung kepada Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang melalui sambungan telepon selular.

Dalam pembicaraan tersebut, dr. Martha menegaskan bahwa pihaknya ingin ikut ambil bagian dalam membantu para korban penyalahgunaan narkotika agar dapat kembali sehat dan menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat.

“Kita akan memberikan layanan rawat jalan gratis kepada para penyitas narkotika,” ungkap dr. Martha kepada Firman Sikumbang.

Program layanan gratis tersebut nantinya diperuntukkan bagi para penyitas yang membutuhkan pendampingan medis, pemeriksaan kesehatan, konsultasi, serta proses pemulihan secara bertahap. Langkah itu di nilai sangat penting mengingat masih banyak korban penyalahgunaan narkotika yang ingin sembuh namun terkendala biaya pengobatan dan kurangnya akses layanan kesehatan.

Ketua LAN Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang menyambut baik dukungan yang diberikan Klinik Intan Sari tersebut. Menurutnya, perang melawan narkotika tidak cukup hanya dengan penindakan hukum semata, tetapi juga harus diiringi dengan langkah kemanusiaan melalui rehabilitasi dan pendampingan terhadap para korban.

Firman mengatakan, selama ini banyak penyitas narkotika yang sebenarnya ingin keluar dari lingkaran gelap penyalahgunaan narkoba, namun mereka sering merasa takut, malu, bahkan tidak memiliki biaya untuk menjalani pengobatan.

“Kita tidak boleh hanya menghukum korban penyalahgunaan narkotika. Mereka harus dirangkul, dibimbing dan diberi kesempatan untuk pulih agar bisa kembali menjalani hidup secara normal,” ujar Firman Sikumbang.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama antara LAN Sumbar dan Klinik Intas Sari menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dalam menyelamatkan generasi muda Sumatera Barat dari ancaman narkotika yang semakin mengkhawatirkan.

Selain melakukan kegiatan sosialisasi P4GN di sekolah, kampus dan nagari, LAN Sumbar saat ini juga terus mendorong terbentuknya jaringan pendampingan bagi para penyitas narkotika agar mereka tidak kembali terjerumus ke dalam penyalahgunaan barang haram tersebut.

Firman berharap langkah kemanusiaan yang dilakukan Klinik Intas Sari dapat menjadi contoh bagi pihak lain, baik rumah sakit, klinik, maupun berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu para penyitas narkotika bangkit dan kembali memiliki masa depan.

Menurutnya, penyelamatan korban narkotika bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa demi menjaga masa depan generasi muda Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. (Dedi Syahrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *