Jalan Rusak Parah, Warga Tagih Janji Manis Kampanye Pilkada Lampung Utara

Sidik Polisi News.id, Lampung Tengah – Kondisi jalan kabupaten yang menjadi penghubung antara Desa Karangrejo, Kecamatan Sungkai Selatan dan Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, kini dalam keadaan rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Ruas jalan yang melintasi Dusun Tanjung Bulan, Desa Sawojajar itu merupakan akses utama bagi warga dari kedua desa tersebut untuk menunjang kebutuhan sehari-hari, namun kondisinya kini semakin memburuk tanpa adanya tindakan perbaikan dari pemerintah.

Jalan ini memiliki peran sangat vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi jalur akses menuju fasilitas pelayanan kesehatan dan sarana pendidikan, jalan tersebut juga menjadi urat nadi perekonomian warga.

Melalui jalur ini, warga biasanya mengangkut hasil panen pertanian dan perkebunan untuk dibawa ke pasar. Namun, kerusakan yang meluas membuat kendaraan sulit melintas, mengakibatkan biaya angkut menjadi mahal dan hasil bumi sering kali rusak sebelum sampai ke tujuan
Pihak pemerintahan desa dari kedua wilayah serta masyarakat setempat sebenarnya telah berulang kali menyampaikan usulan permohonan perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Namun hingga saat ini, usulan tersebut belum mendapatkan tanggapan atau tindakan nyata.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan warga, terlebih mengingat janji yang disampaikan saat masa kampanye Pilkada Serentak 2024 lalu.

Salah satu kontestan yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lampung Utara pernah berjanji akan membenahi akses jalan penghubung antar wilayah jika terpilih. Namun, janji tersebut hingga kini belum terwujud nyata, padahal kerusakan jalan semakin parah dan sangat mengganggu aktivitas warga.

Ibrahim, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan rasa kekecewaannya atas kelalaian pemerintah kabupaten dalam menangani masalah ini.

“Kami sangat kecewa. Dulu saat kampanye, janji manis disampaikan agar kami memilih, tapi setelah menjabat, kami dilupakan begitu saja. Padahal jalan ini adalah nyawa kami untuk sekolah, berobat, dan mencari nafkah,” ujar Ibrahim, Minggu (17/5/2026).

Ia berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan dan memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.

Menurutnya, keterlambatan penanganan ini tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga membatasi hak warga untuk mendapatkan pelayanan dasar yang layak.

Kita ketahui persoalan jalan rusak yang menghantui wilayah Lampung utara, tengah viral diunggah masyarakat diberbagai platform media sosial. Bahkan karna tak ada tindakan dari pemerinta warga akhirnya bergotong memperbaiki jalan dengan menggunakan dana dari swadaya masyarakat.

Situasi ini mungkin bukan semata- mata keinginan pemerintah, mengingat kondisi keuangan daerah yang tidak memadai akibat dampak efesiens dari pemerintah pusat, namun kondisi ini tidak dipahami oleh masyarakat bawah.

Rakyat hanya berharap pemerintah dapat segera memperbaikinya berbagai infrastruktur terutama jalan yang sangat memprihatinkan dan tersebar hampir diseluruh wulayah kabupaten setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terkait keluhan dan tuntutan masyarakat tersebut.

(SIDIK POLISI NEWS.ID/ HARRY IRAWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *