Binjai-sidikpolisinews.id
Selasa 12-5-2026
Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn., bersama Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., menjenguk korban pembegalan sepeda motor yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Djoelham Binjai, Selasa (12/05).
Kedua korban yakni Dini Ulva Mayori, warga Gang Wakaf, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, dan Yudha Ramadana, warga Jalan Sei Wampu, Tanah Seribu, Binjai Selatan. Kehadiran Pemerintah Kota Binjai bersama jajaran Polres Binjai bertujuan memberikan dukungan moril sekaligus memastikan penanganan terhadap korban berjalan maksimal.
Dalam kesempatan tersebut, Hasanul Jihadi menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami para korban. Ia menegaskan Pemerintah Kota Binjai akan terus berupaya melakukan pembenahan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Binjai.
“Kami Pemerintah Kota Binjai turut prihatin atas kejadian ini dan akan terus berbenah agar Kota Binjai menjadi lebih baik lagi,” ujar Hasanul Jihadi.
Ia juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan bagi korban diberikan secara maksimal tanpa dipungut biaya melalui program Universal Health Coverage (UHC). Selain itu, Pemko Binjai bersama Polres Binjai turut memberikan bantuan berupa santunan, sembako, dukungan psikologis, serta fasilitas penunjang aktivitas korban.
Hasanul Jihadi menjelaskan, salah satu korban yang menjadi tulang punggung keluarga turut diberikan bantuan telepon genggam dari donatur Mahkota agar tetap dapat berkomunikasi dan mendukung aktivitas pekerjaan. Pemerintah Kota Binjai juga meminjamkan sepeda motor kepada keluarga korban guna menunjang mobilitas sehari-hari selama proses pemulihan dan penyelidikan berlangsung.
“Kami bersama Polres Binjai berupaya hadir untuk membantu para korban, baik secara moril maupun materiil. Pendampingan psikologis juga diberikan agar kondisi mental korban tetap terjaga,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Binjai turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi kriminalitas dengan aktif memberikan informasi kepada pihak berwajib apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
“Pemberantasan begal bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tidak ragu memberikan laporan agar tercipta rasa aman di Kota Binjai,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana menyampaikan pihaknya bersama Pemerintah Kota Binjai mengecam keras aksi pembegalan yang terjadi. Sebagai langkah cepat, Polres Binjai telah membentuk tim khusus anti begal guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.
“Kami telah membentuk tim khusus anti begal. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan melaksanakan patroli skala besar dengan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor, pengecekan senjata tajam, serta patroli rutin setiap hari,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi atau kejadian yang berkaitan dengan tindak kriminalitas. “Kami akan selalu hadir untuk masyarakat dan memastikan keamanan serta kenyamanan warga Kota Binjai tetap terjaga,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Kota Binjai Muhammad Ikhsan Siregar, S.H., M.H., Kadis Kesehatan Kota Binjai dr. Sugianto, Kasatpol PP Kota Binjai Arif Budiman Sihotang, S.STP., M.H., Kadis Sosial Kota Binjai Triono Julimawardi, S.Sos., M.AP., Kadis Perkim Kota Binjai Irsan Firdaus, Kadis PUPR Kota Binjai Wahyu Umara, S.T., Plt. Kadis Pendidikan Kota Binjai Sofyan Syahputra Siregar, S.STP., M.AP., Plt. Direktur RSUD dr. RM Djoelham Romi Ananda Lukman, unsur stakeholder terkait, camat dan lurah Kecamatan Binjai Utara, kepala lingkungan Kelurahan Nangka, Kepala SMKN 5 Binjai, serta keluarga korban.
(Joel)















