Aceh Singkil Sidik Polisi News Id 2/11/2025-
Upaya penanganan bencana di Kabupaten Aceh Singkil terus dilakukan secara intensif oleh berbagai instansi terkait. Meskipun langkah-langkah darurat telah dijalankan sejak awal kejadian, proses penanganan belum dapat menjangkau seluruh wilayah karena cakupan daerah terdampak yang cukup luas serta beberapa akses yang masih sulit dijangkau.
Melihat situasi tersebut, **Dr. Ahmad Nasir Assingkily, dosen hukum dari Fakultas Syariah**, memberikan pandangan yang menyejukkan dan mendorong semua pihak untuk tetap menjaga ketenangan serta mengedepankan kerja sama.
Bencana yang melanda Aceh Singkil harus kita sikapi dengan semangat kebersamaan. Pemerintah dan petugas di lapangan telah berusaha semaksimal mungkin, namun kondisi geografis dan luasnya dampak membuat prosesnya tidak bisa selesai dalam satu waktu. Masyarakat perlu memahami dinamika ini,” ujar Dr. Ahmad Nasir.

Ia menekankan pentingnya menghindari sikap saling menyalahkan dan lebih mengutamakan sinergi antara masyarakat, relawan, dan lembaga terkait.
Dalam perspektif syariah, menjaga persatuan dan menghindari fitnah adalah kewajiban, terutama di masa sulit seperti ini. Kita harus saling menguatkan, bukan justru menambah beban dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.
Dr. Ahmad Nasir juga mendorong masyarakat untuk ikut berperan dalam pemulihan, baik melalui gotong royong, dukungan moral, maupun koordinasi bantuan secara teratur.
Kita semua memiliki peran. Sekecil apa pun kontribusi masyarakat, jika dilakukan bersama-sama, itu akan sangat membantu mempercepat proses pemulihan,” jelasnya.
Di tengah berbagai upaya yang sedang berlangsung, Dr. Ahmad Nasir berharap seluruh warga Aceh Singkil tetap menjaga ketertiban, saling mendukung, dan terus memelihara nilai-nilai kebersamaan hingga kondisi kembali pulih sepenuhnya.
( Dedi, S )















