TNI–Polri Blokade Sapiria–Borta Usai Civas Tewas Ditembak; RS Akademis Tegaskan Temuan Peluru di Kepala Korban

Sidik polisi news 19 November 2025.Makassar —Bentrokan berdarah antar dua kelompok warga di Sapiria dan Borta kembali pecah setelah Sutte alias Civas tewas akibat luka tembak senapan angin yang menembus hingga otak kecil. Kematian korban memicu amarah massa, menyebabkan aksi pembakaran rumah di lokasi konflik pada Selasa malam, 18 November 2025.

Keluarga sempat menuding RS Akademis lamban menangani korban. Namun Humas RS Akademis, A. Arsy Islami Am, menegaskan pihaknya tidak lalai. Dokter baru menemukan indikasi luka tembak setelah hasil CT-Scan memperlihatkan benda asing di dalam kepala—berbeda dari informasi awal keluarga yang mengaku korban jatuh dari lantai tiga.

Operasi penanganan luka tembak berlangsung lima jam sebelum korban dinyatakan meninggal di ICU pada pukul 05.44 WITA.

Situasi yang memanas membuat TNI–Polri mengerahkan 150 personel gabungan, memblokade jalur masuk Sapiria–Borta, dan melakukan patroli besar-besaran untuk mencegah serangan balasan.
Komandan Kodim 1408/Makassar, Letkol Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan, memastikan pasukan tidak akan ditarik sampai kondisi benar-benar aman.

Aparat kini menyelidiki sumber penembakan, penyebab bentrokan beruntun, serta insiden pembakaran rumah warga.

Sapiria–Borta malam ini berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan.(jp@tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *