Para calon Ketua Umum KONI Pesisir Selatan merasa di curangi oleh.Tim TPP dalam pendaftaran

Pesisir Selatan,Sumatera Barat.26 oktober 2025,Sidik polisi News

2 orang calon ketua Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan merasa di curangi oleh Tim Penjaringan Peserta.TPP di dalam Penutupan pendaftaran Peserra.

Waktu penutupan akhir penyerahan berkas calon ketua tersebut tidak di informasikan ke pada peserta,se olah olah di tutupi agar calon lain tdk bisa mendaftarkan diri dgn batas waktu yg tdk di sampaikan ke pada peserta

TPP seolah olah tdk menginginkan ada calon peserta lain yg bisa mengikuti kontes tersebut.

Dari pagi saya tanyakan tentang hal ini kepada ke tua TPP bapak Gestro geni lewat wasap,tidak ada jawaban dari ketua TPP sampai berita ini saya terbit kan.

Seharus nya cara cara seperti ini jangan terjadi di Pesisir selatan kalau mau memajukan olah raga,

Kerna para ketua cabor bisa melihat menilai siapa yg layak dan pantas utk duduk sebagai ketua koni di pesisir selatan.

Kalau olah raga di politisasi tidak manusiawi, induk organisasi olah raga adalah penuh dengan sportipitas tinggi dan tidak boleh curang dan merugikan lawan

Ada apa di balik kejadian ini.3 orang di antara calon ketua tersebut,2 orang Dr.Rudi Candra dan Febi Maha Putra,tidak mengetahui tentang akhir pendaftaran dan tidak pernah di informasikan ke pada calon secara langsung,tiba tiba sudah di tutup oleh,TPP

Dan saat saya konfirm nasi salah se orang dari pengurus koni yg tidak mau di sebutkan nama nya mengatakan,sy masih aktif sebagai pengurus KONI,tapi tdk tau tentang penutupan tersebut

Para calon mengetahui pendaftaran telah di tutup lewat media online tapi secara langsung tdk ada pemberitahuan sebelum nya tangal akhir pendaftaran tersebut,jadi se olah olah di rahasiakan oleh TPP ada apa di balik itu

Demikian Kaperwil Sumatera Barat.Anwirrialis.MH.melaporkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *