Taksi Gelap Hilang Kendali di Bacan, Sopir Mengantuk Tabrak Motor Parkir di Bahu Jalan

HALSEL sidikpolisinwes id
Halmahera Selatan, Maluku Utara — Sebuah mobil taksi gelap mengalami kecelakaan tunggal di Desa Sumae, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Rabu dini hari (22/10). Mobil yang dikemudikan seorang pria berinisial AR itu hilang kendali dan menabrak sebuah sepeda motor yang sedang terparkir di bahu jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Rabu tgl,/22/10/2025
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIT. Saat itu suasana jalanan di Desa Sumae masih sepi, dan sebagian besar warga sedang beristirahat. Mobil merek wuli berwarna putih itu melaju dari arah Labuha menuju Desa .sumae Ketika tiba di tikungan dekat , kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak dua unit sepeda motor Honda yang terparkir di pinggir jalan.

“Mobilnya jalan agak kencang, tiba-tiba langsung oleng dan menabrak motor yang parkir ujar warga,” desa setempat, salah satu warga yang menyaksikan kejadian. “Kami semua kaget, karena suara tabrakannya keras sekali.”

Akibat benturan tersebut, bagian depan mobil mengalami kerusakan berat, terutama di sisi kanan. Sepeda motor yang tertabrak pun ringsek, dengan bodi dan roda depan hancur. Sopir taksi gelap tersebut sempat keluar dari kendaraan dengan kondisi panik, dan warga segera berdatangan membantu.

Tidak lama kemudian, aparat dari Unit Laka Lantas Polsek Bacan tiba di lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pengemudi mengaku mengantuk dan kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

“Sopir sudah kami mintai keterangan. Ia mengaku kelelahan setelah seharian mengantar penumpang ke beberapa desa di sekitar Bacan. Saat hendak kembali ke rumah, ia merasa mengantuk, namun tetap memaksakan diri untuk mengemudi,” ungkap Kanit Laka Polsek Bacan, Ipda R. Latupono, ketika dikonfirmasi.

Dari penyelidikan sementara, kendaraan tersebut merupakan taksi gelap yang beroperasi tanpa izin resmi. Mobil menggunakan pelat hitam dan biasa digunakan untuk mengangkut penumpang lintas desa dengan sistem bayar langsung di tempat. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa praktik taksi gelap di wilayah Bacan memang masih marak, terutama karena keterbatasan transportasi umum di daerah tersebut.

“Mobil ini bukan angkutan resmi. Sopirnya sudah sering kami ingatkan, tapi tetap beroperasi karena banyak warga yang membutuhkan tumpangan cepat di malam hari,” tambah Ipda Latupono.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi hanya mengalami luka ringan di bagian tangan akibat benturan dengan setir mobil. Sepeda motor yang ditabrak sedang terparkir tanpa pemilik, sehingga tidak ada orang di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

Pihak warga telah mengamankan mobil dan motor yang rusak sebagai barang bukti. berkoordinasi dengan pemilik motor untuk proses penyelesaian ganti rugi secara kekeluargaan. Sementara itu, sopir AR masih dimintai keterangan lebih lanjut di desa tersebut untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian berat atau pelanggaran lain dalam insiden tersebut.

Warga Desa Sumae berharap kejadian seperti ini bisa menjadi peringatan bagi para pengemudi, terutama mereka yang kerap membawa penumpang jarak jauh tanpa istirahat cukup. “Sering kami lihat sopir-sopir taksi gelap berangkat pagi, baru pulang tengah malam Mereka capek, tapi tetap memaksa jalan karena mengejar setoran,” ujar warga setempat.,,,,,,,,,,,

Pewarta haji’ Yasin,,,,,,,,,,,,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *