Medan,Sidikpolisinews.id
Irjen whisnu Hermawan Februanto Kapolda Sumatra Utara mengatakan akibat terjadinya tawuran di daerah Belawan kota Medan menurutnya,terindikasi peredaran Narkoba yang cukup besar.
Berbagai kejadian di seputar Belawan ,kita mengingat ada beberapa kali terjadi tawuran di daerah tersebut,ungkap Whisnu di Polda Sumatra Utara (3/6/2025).
Whisnu menuturkan pihaknya telah melakukan berbagai pengungkapan Peredaran Narkoba di Daerah tersebut.
Bahwa ada beberapa kasus yang telah kita ungkap di Belawan dan pada saat itu pula terjadi tawuran,katanya
Mantan Dir t i pid dek sus dari Bareskrim Polri mengatakan,bahwa Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution telah memerintahkan ya serta Pangdam 1 Bukit barisan agar Sumatra Utara bisa bebas Narkoba,menurut Whisnu ungkapan Bobby Nasution menjadi lebih tegas pihak ya dalam memberantas Narkoba.
Whisnu mengingatkan kepada seluruh jajaran yang pertama sekali pada saat Gubernur Sumatra Utara menyampaikan Pidatonya awal di DPRD Sumatra Utara,Gubernur mengatakan kepada Kapolda serta Pangdam I Bukit Barisan untuk bekerja keras agar Sumatra Utara menjadi bebas Narkoba Imbuhnya.
Whisnu juga,mengajak untuk semua pihak berkontribusi dalam memberantas Narkoba,menurut Bobby,pihak Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri,Whisnu mengancam jika ada pihak pihak tertentu yang menghalang halangi tugas Kepolisian bersama jajaran Pangdam I Bukit Barisan.
Dalam hal penyelidikan ,ada upaya penggalangan dari bandar Narkoba kepada masyarakat yang tidak mengerti akan bahaya Narkoba,sehingga beberapa masyarakat mencoba menghalang halangi petugas Kepolisian.
Dir Resnarkoba Sumatra Utara Kombes jean calvijn simanjuntak mengatakan hingga 2 juni 2025 Polda Sumatra Utara telah menangani 2373 kasus dari total 3051 tersangka.
Juliyus Nasution















