
Sintang, Kalbar, Sidikpolisinews.id — Komunitas rompi biru Clean the City (CTC) menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sintang atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan kota dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Aksi-aksi nyata mereka di berbagai momen, terutama setelah hari besar, telah memberi dampak positif bagi lingkungan dan menjadi inspirasi banyak pihak.
Penghargaan berupa piagam resmi atas nama Bupati Sintang—yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah, Kartiyus—diserahkan secara simbolis kepada perwakilan komunitas rompi biru pada Selasa siang, 15 April 2025, di Aming Coffee Sintang. Penyerahan dilakukan oleh Kornelius Parang Kunci, Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Sintang, didampingi oleh Supardi Ahmad, Penelaah Teknis Kebijakan.
Muhtar Hadi, penanggung jawab CTC Sintang, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi dari Pemkab Sintang. “Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sintang atas penghargaan ini. Terima kasih khusus kepada Pak Kornelius Parang Kunci yang telah hadir mewakili DLH. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak dan mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan CTC bukan hanya sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga bagian dari misi edukasi dan keteladanan sosial.
Komunitas Clean the City (CTC) berdiri di Sintang sejak tahun 2010 di bawah naungan Humanity First Indonesia (HFI). Meski diprakarsai oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia, CTC bersifat terbuka dan inklusif. Para relawan—yang dikenal dengan rompi biru khas mereka—berasal dari beragam latar belakang: dokter, mubaligh, petani, tukang ojek online, guru, PNS, penggiat literasi, hingga tokoh lintas agama. Aksi bersih-bersih rutin mereka biasa digelar pasca perayaan tahun baru dan hari-hari besar lainnya.
Sajid Ahmad Sutikno, penasihat CTC, juga menyampaikan apresiasinya. “Kami menghargai penghargaan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan masyarakat. Semoga ini menjadi langkah awal dari sinergi yang lebih luas antara komunitas, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
DLH Sintang berharap gerakan seperti CTC dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Pemerintah menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan komunitas seperti Clean the City menjadi contoh nyata dari kepedulian yang membawa dampak positif.
(Stk)














