Lombok Timur(NTB)Sidikpolisinews.id – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, membubarkan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kinerja birokrasi dan mengoptimalkan potensi sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Sebagai pengganti BPPD, Warisin menunjuk delapan staf khusus, salah satunya khusus menangani bidang pariwisata. Ia menegaskan bahwa pembubaran BPPD bukanlah akhir dari promosi wisata, melainkan awal dari pendekatan baru yang lebih fleksibel dan terarah.
“BPPD kita tiadakan dahulu. Sekarang ada staf khusus bidang pariwisata,” ujar Warisin, Minggu (13/4/2025).
Ia menambahkan bahwa staf khusus ini akan bekerja lebih dekat dengan masyarakat dan pelaku industri, serta membangun komunikasi yang kuat dengan berbagai pihak untuk menarik investasi masuk ke Lombok Timur.
Selain pariwisata, tujuh bidang lain juga diisi oleh staf khusus, yaitu bidang SDM, ketenagakerjaan, pemerintahan desa, informasi dan komunikasi, kesehatan, pertanian, serta investasi. Masing-masing staf khusus memiliki tugas untuk memberikan masukan strategis dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Warisin juga menyoroti rendahnya kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah, khususnya dari sisi retribusi dan pajak. Ia berharap dengan kehadiran staf khusus, akan muncul terobosan-terobosan baru yang mampu memaksimalkan potensi wisata Lombok Timur secara lebih nyata dan berkelanjutan.
“Potensi kita besar, tapi belum tergarap optimal. Kita butuh cara kerja baru, orang-orang yang mampu membangun jaringan dan membawa manfaat nyata bagi daerah,” pungkasnya.
(Tim Red Sidik Polisi NTB)















