Berita  

Klarifikasi Noni Papalia Terkait Tuduhan Penggelapan DD Waeura 2023 dan 2024

#daerah#peristiwa

Maluku- Noni Papalia selaku mantan penjabat Kepala Desa Waeura tahun 2023-2024 membantah adanya penggelapan dana Desa Waeura tahun 2023 dan 2024 yang di ekspos oleh salah satu wartawan media online dan TV

 

Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas pemberitaan yang dilakukan oleh oknum media online tersebut yang sebelumnya yang mengatakan bahwa Noni Papalia telah menggelapkan Dana Desa Waeura tahun 2023 dan 2024

 

Noni mengatakan ketika lakukan jumpa pers dengan media kami, Selasa, 8/4/2025

bahwa dirinya ketika menjabat sebagai Kepala Desa Waeura Kecamatan Waplau Kabupaten Buru tidak pernah menggelapkan Dana Desa sebanyak 400 juta Sebagaimana yang dijelaskan oleh oknum wartawan pada media tersebut

 

Hal ini dijelaskan bahwa di tahun 2023 ada anggaran Dana Desa sebesar Rp. 168.281.600 tidak bisa dicairkan, akibat Laporan Pertanggung jawaban Kades sebelumnya

 

Dirinya juga menjelaskan bahwa selama menjabat Kepala Desa Waeura hanya mencairkan dana sebesar Rp.457.653.400 . pencairan itu pada tahap 1( pertama ) tahun 2024 bulan Januari hingga bulan Oktober

Dana tersebut dipergunakan sesuai RAB

 

Antara lain untuk dana BLT sebanyak Rp. 129.600.000, dana ketahanan pangan sebanyak Rp. 112.800.000 dana Insentif PAUD, Insentif bidan Desa, insentif Biang Terlatih, Insentif Kader posyandu, Insentif Kader Tribina, Stunting, Insentif KPM, Insentif Pengelola TPQ, Belanja Penerimaan Lain2 Kepala Desa , Lampu jalan, Jalan Rabat Beton, Festival Kesenian, adat/Budaya jumlah keseluruhan sebanyak Rp. 215.253.400

 

Semua dana tersebut sudah dibelanjakan sesuai RAB dan bukti nota belanja dan bukti barang sudah di dokumentasi dan diberikan kepada masyarakat

 

Sementara pencairan dana terakhir DD Tahap 2 dan Dana Afirmasi ditahun 2024 bulan Oktober dilakukan oleh Pj.Kepala Desa Waeura Karnati Papalia sehubungan dirinya sudah tidak lagi menjabat Kepala Desa Waeura

 

Sejumlah pencairan dana terakhir saya tidak mengetahuinya lagi karena yang melakukan pencairan dana Desa tersebut adalah PJ kepala Desa sekarang bukan dirinya ucapnya

 

Sehingga dirinya mengatakan kalau dirinya dituduh menggelapkan sejumlah dana 400 juta tersebut adalah tidak benar

 

Sementara’ disisi lain dirinya juga sesalkan adanya pemberitaan yang tidak berimbang dilakukan oleh oknum wartawan media tersebut, sehingga dirinya merasa sangat dirugikan, tutupnya

(Tim)

Penulis: TimEditor: Fir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *