Berita  

Pemprov Sumatra Utara Menargetkan Peremajaan Sawit Rakyat II.000 Hektar,Termasuk di Mandailing Natal (Madina).

#daerah#pertanian

Medan,Sidikpolisinews.id

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara targetkan program peremajaan sawit rakyat(PSR) Seluas 11.000 Hektar di Tahun 2025,Program peremajaan Sawit rakyat tersebut termasuk di Mandailing Natal(Madina).

 

Target untuk tahun ini peremajaan sawit rakyat seluas 11.000 Hektar,ucap Banua Pane Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatra Utara (03/04/2025).

 

Sesuai Target Peremajaan Sawit Rakyat ini menurut Banua Pane akan diserap oleh Kelompok Tani(Gapoktan),serta Koperasi Yang ada sebanyak 15 Kabupaten di Sumatra Utara,Diantaranya Deli Serdang,Serdang Bedagai,Batu Bara,Asahan,Simalungun,Labuhan Batu Utara,Labuhan Batu,Labuhan Batu Selatan,Padang Lawas Utara,Padang Lawas,Tapanuli Selatan,Mandailing Natal(Madina),Tapanuli Tengah,Pak pak Barat dan Langkat.

 

Pemohon program peremajaan sawit rakyat tersebut tergabung dalam Kelompok tani,Kemudian Gapoktan dan Koperasi

Ujar Banua Pane.

 

Bagi pemohon dan para kelompok tani atau gapoktan Harus sudah terdaftar di sistem Informasi Penyuluh Pertanian menurut dia.

 

Kalau pemohonnya koperasi Berarti harus melengkapi dengan peraturan berdirinya suatu koperasi,papar Banua Pane.

 

Banua Pane mengatakan Kelompok tani Gapoktan maupun Koperasi sudah bisa mengajukan permohonan Peremajaan sawit rakyat ke Instansi terkait di Tingkat Kabupaten melalui Aplikasi.

 

Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatra Utara,target tahun 2024 yang lalu peremajaan sawit rakyat Seluas 9.500 Hektar.

 

Namun hingga Nopember 2024 hanya terealisasi 3000 Hektar dan jumlah 490 000 Hektar lahan sawit rakyat dengan total 1.4 juta Hektar luas kelapa sawit di Sumatra Utara.

 

Sementara ketua koperasi Produsen binaan karya mandiri Desa Pir Trans sosa I B,Kirmadi mengaku Koperasinya telah mengajukan Permohonan peremajaan sawit rakyat di Padang Lawas.

 

Pihaknya juga telah merasakan Program peremajaan sawit rakyat sebanyak dua tahap,yakni Pertama awal 2019 seluas 215 Hektar,dan ke dua akhir 2019 seluas 250 Hektar.

 

Tahap ke Tiga ini seluas 91 Hektar yang kita ajukan sejak tahun lalu,belum terealisasi,Mayoritas program Peremajaan sawit rakyat se

Indonesia belum terealisasi sejak tahun lalu tutur Kirmadi.

 

Juliyus Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *