Berita  

DPRD Mappi Desak Gubernur Papua Selatan Segera Tangani Akses Jalan, Listrik, dan Telekomunikasi

#daerah#pemerintahan

Ketua Sementara DPRD Kabupaten Mappi, Jonatan Oku, didampingi anggota dewan lainnya, mengadakan pertemuan dengan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, pada Sabtu, (22/03/2025), di Aula Kantor DPRD setempat. Dalam pertemuan tersebut, Jonatan mengungkapkan keprihatinan terhadap kondisi infrastruktur di Kabupaten Mappi dan mendesak Gubernur untuk segera menanggapi persoalan krusial terkait pembangunan akses jalan, jaringan listrik, dan telekomunikasi.

 

“Keluhan masyarakat terkait tiga isu utama ini, yaitu akses jalan yang buruk, jaringan listrik yang belum merata, serta telekomunikasi yang terhambat, sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga,” ujar Jonatan.

Meskipun anggaran daerah akan diupayakan untuk mendukung ketiga sektor tersebut, Jonatan mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk mempercepat penyelesaiannya.

 

“Jalan yang tidak memadai sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Meski nantinya dalam Musrenbang akan dibahas, tapi langsung menghadap Gubernur adalah cara terbaik untuk menyampaikan aspirasi ini,” kata Jonatan.

 

Gubernur Apolo Safanpo menanggapi permintaan tersebut dengan menjelaskan bahwa pembangunan akses jalan di Mappi sudah dimulai sejak tahun 2023-2024 dan akan dilanjutkan pada 2025.

 

“Kami sudah mulai membangun jalan dan akan terus kami lanjutkan. Di sektor kelistrikan, beberapa kampung dan distrik sudah mendapat pasokan listrik melalui sistem solar sel,” kata Gubernur Apolo.

 

Apolo juga mengungkapkan peningkatan kapasitas pembangkit listrik di Bade, yang sebelumnya hanya beroperasi 12 jam sehari, kini mampu beroperasi selama 24 jam penuh, beserta penambahan jaringan listrik yang menyertainya. “Kami juga sudah membangun komunikasi dengan PLN Jayapura dan Merauke untuk kolaborasi dalam perbaikan jaringan listrik,” lanjutnya.

 

Terkait pengelolaan pendidikan, khususnya untuk SMA dan SMK, Gubernur Apolo mengungkapkan bahwa sejak perubahan Undang-Undang Otonomi Khusus, SMA/SMK dialihkan ke pemerintah kabupaten. Namun, karena kendala anggaran, para bupati kembali mengusulkan agar pengelolaan SMA/SMK kembali ke pemerintah provinsi. “Kami sedang mengusulkan perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106 Tahun 2021 ke Kementerian Dalam Negeri agar provinsi bisa kembali membantu mengelola sekolah-sekolah tersebut,” tambahnya.

 

Dengan berbagai langkah yang telah diambil dan usulan yang sedang diproses, Gubernur Apolo mengharapkan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Mappi bisa segera teratasi, dan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat .

 

Sumber ( Arnol )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *