
Kota Batu|sidikpolisinews.id – Dalam rangka mempersiapkan kelancaran transportasi selama musim mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu menggelar rapat koordinasi bertajuk “Sinergitas dan Kolaborasi dalam Rangka Kesiapan Angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi serta Upaya Preventif dalam Keselamatan Transportasi di Kota Batu”. Acara ini digelar di Hotel Purnama, Jl. Raya Punten No. 1-15, Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi terkait, termasuk Ketua DPRD Kota Batu, Kepolisian Resort Kota Batu, Kejaksaan Negeri Kota Batu, Kodim 0818 Malang-Batu, serta sejumlah kepala dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Satuan Lalu Lintas Polres Kota Batu, dan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Malang.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Hendri Suseno, SP. MM, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi untuk memastikan kelancaran arus transportasi selama liburan Lebaran. “Forum lalu lintas ini menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antarinstansi dan leading sector untuk menyiapkan langkah-langkah preventif dalam menghadapi libur Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Hendri juga menyoroti peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu dalam dua tahun terakhir, yang mencapai 11-17,8% pada bulan Januari. Oleh karena itu, koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci untuk memastikan semua pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sesuai visi yang telah ditetapkan.
Beberapa langkah konkret yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain: Operasional Shuttle Bus dan Shuttle Wisata, Pengaturan Kantong Parkir, Penambahan Rambu Lalu Lintas, Penyediaan Rest Area, dan Penambahan Lahan Parkir. Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto, SH, MH, juga menyampaikan harapannya agar sinergitas dengan wilayah Malang Raya dapat terjalin dengan baik.
Rapat ini juga membahas persiapan menghadapi puncak arus mudik pada H+1 hingga H+4, yang biasanya menjadi momen paling padat kendaraan. Beberapa langkah antisipasi yang direncanakan antara lain: Larangan Melintas di Jalur Klemuk, Pemetaan Jalur Rawan Bencana, dan Ram Check Berbasis Data.
Dengan langkah-langkah yang telah dirumuskan, Pemerintah Kota Batu berharap dapat menciptakan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan lancar selama musim mudik Lebaran 2025. Sinergi dan kolaborasi antarinstansi, serta dukungan dari masyarakat, menjadi kunci utama dalam mewujudkan hal tersebut.[fir]














