PT Harita Nikel Kenalkan Penyakit Tanaman Lewat Studi Lapangan di Propam, Petani Diberi Pembekalan Langsung di Lahan

PT Harita Nikel Kenalkan Penyakit Tanaman Lewat Studi Lapangan di Propam, Petani Diberi Pembekalan Langsung di Lahan

 

Propam, 21 mei 2025 — PT Harita Nikel terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu upaya terbarunya adalah kegiatan studi lapangan dan pengenalan penyakit tanaman yang dilaksanakan di kawasan pertanian Propam desa Buton kecamatan obi, kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh ketua-ketua petani dan perwakilan-perwakilan dari berbagai wilayah sekitar tambang, yang antusias ingin memahami lebih dalam persoalan penyakit tanaman yang sering mengganggu hasil pertanian mereka.

Kegiatan ini dirancang tidak sekadar menjadi sesi pelatihan biasa, melainkan pendekatan langsung ke lapangan yang memungkinkan para petani melihat dan belajar dari kondisi nyata di kebun. Para peserta diajak menelusuri beberapa titik pertanian sambil mendengarkan pemaparan dari tim ahli pertanian dan tim CSR PT Harita Nikel mengenai jenis-jenis penyakit yang umum menyerang tanaman seperti cabai, tomat, dan padi.

“Banyak petani yang belum bisa membedakan antara kerusakan akibat hama dan kerusakan akibat penyakit. Di sinilah pentingnya kegiatan seperti ini,”Angga bagus mirangga, narasumber dari tim pertanian PT Harita Nikel.

Beberapa penyakit yang dibahas dalam kegiatan ini antara lain layu fusarium, bercak daun, busuk akar, serta serangan jamur dan bakteri lainnya. Petani tidak hanya diberi penjelasan secara teori, tetapi juga diajak mengenali gejala fisik penyakit langsung dari tanaman yang terinfeksi. Sesi ini dilanjutkan dengan simulasi penanganan awal dan diskusi tentang bahan alami maupun pestisida yang bisa digunakan secara bijak.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, petani juga diberikan tips-tips perawatan tanaman yang ramah lingkungan, termasuk penggunaan pupuk organik, pengaturan drainase lahan, serta pola tanam yang dapat meminimalisir serangan penyakit.

“Kami merasa terbantu sekali. Biasanya kalau tanaman rusak, kami bingung harus diapakan. Tapi sekarang kami jadi lebih tahu penyebabnya dan cara mengatasinya,” ungkap Pak Darwan aduhasan, ketua koperasi Tani Bersatu Milenial Obi dan sekaligus sebagai ketua Serikat Tani.

Program ini merupakan bagian dari agenda rutin CSR Harita Nikel dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani di sekitar wilayah operasional perusahaan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai desa binaan, dengan materi yang lebih variatif sesuai kebutuhan masyarakat.

Dengan kegiatan ini, Harita Nikel tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, tetapi juga turut berperan dalam memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.

Kabiro Halmahera Selatan
Muhammad fakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *