Meski Diguyur Hujan, Ribuan Pengunjung Tetap Padati GEMPITA 2026 di Pantai Carnaval Ancol

Jakarta Utara — Ribuan pengunjung memadati Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu malam, 31 Desember 2025, untuk menikmati kemeriahan malam pergantian tahun yang telah dipersiapkan Ancol Taman Impian.

SIDIKPOLISINEWS.ID,Jakarta Utara — Ribuan pengunjung memadati Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu malam, 31 Desember 2025, untuk menikmati kemeriahan malam pergantian tahun yang telah dipersiapkan Ancol Taman Impian. Sejak sore hingga menjelang tengah malam, kawasan di sisi timur Ancol itu dipenuhi lautan manusia yang antusias menyambut detik-detik pergantian Tahun Baru 2026.

Puncak keramaian terjadi saat Dewa 19 naik ke atas panggung utama GEMPITA 2026. Pengunjung terus merapat ke area depan panggung, tak ingin melewatkan penampilan band legendaris Tanah Air tersebut. Sorak sorai dan nyanyian massal menggema di sepanjang Pantai Carnaval ketika Ahmad Dhani dan rekan-rekannya mulai mengalunkan lagu-lagu hits yang telah menemani perjalanan musik Indonesia lintas generasi.

Penampilan dibuka dengan lagu “Cintakan Membawamu” yang dibawakan oleh Marcello Tahitoe (Ello) bersama Dewa 19 pada pukul 23.15 WIB. Lagu ini langsung menyulut euforia penonton yang sejak lama menantikan kehadiran Ahmad Dhani dan kawan-kawan. Ribuan pengunjung kompak bernyanyi, menciptakan suasana hangat dan penuh nostalgia.

Keseruan berlanjut saat Ello melantunkan lagu “Bertepuk Sebelah Tangan”. Suasana semakin meriah ketika para pengunjung ikut bernyanyi bersama, mengangkat tangan dan menyalakan lampu ponsel, menyatu dalam irama musik di bawah langit malam Ancol.

Puncak emosi penonton kian terasa saat Ahmad Dhani menyanyikan lagu “Hati-Hati”. Tepuk tangan dan teriakan penonton menggema, menambah semarak suasana malam pergantian tahun.

Menariknya, hujan yang turun cukup deras tidak menyurutkan semangat pengunjung. Dengan jas hujan dan payung seadanya, ribuan orang tetap bertahan di area panggung, setia menunggu hingga detik-detik terakhir menuju Tahun Baru 2026.

Menariknya, hujan yang turun cukup deras tidak menyurutkan semangat pengunjung. Dengan jas hujan dan payung seadanya, ribuan orang tetap bertahan di area panggung, setia menunggu hingga detik-detik terakhir menuju Tahun Baru 2026.

Musik, kebersamaan, dan semangat menyambut tahun baru seolah mengalahkan dinginnya malam dan rintik hujan.

Malam itu, Pantai Carnaval Ancol menjadi saksi bahwa perayaan Tahun Baru bukan sekadar pesta, melainkan momen kebersamaan, kenangan, dan harapan baru yang dirayakan bersama ribuan orang dalam satu irama, satu suara, dan satu semangat menyambut Tahun Baru 2026.(Slh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *