Dari TikTok Hingga Tampil di Pentas Seni: Kisah Inspiratif Nabila Kirama Asri Mewakili SDN 39 Halsel dalam HUT Hari Lahir Pancasila
Halsel, Sidik Polisi News — Siapa sangka, kebiasaan sederhana seorang siswi SD yang gemar bernyanyi di TikTok bisa mengantarkannya tampil di atas panggung mewakili sekolahnya dalam ajang pentas seni memperingati Hari Lahir Pancasila? Itulah kisah inspiratif Nabila Kirama Asri, siswi kelas VI/A SD Negeri 39 Halmahera Selatan, yang kini menjadi perbincangan hangat di lingkungan sekolahnya bahkan di kalangan warga Desa Tomori, Kecamatan Bacan 24/10/2025
Nabila adalah anak pertama dari pasangan ” Ibu Nurafni Karim ” dan ” Bapak Fandi ” , yang tinggal di Desa Tomori. Sejak kecil, Nabila dikenal sebagai anak yang ceria dan memiliki keberanian tampil di depan orang banyak. Namun, bakat bernyanyinya baru benar-benar terlihat saat ia mulai aktif mengunggah video bernyanyi di akun TikTok pribadinya . Dari situlah teman-teman sekolahnya mulai menyadari bahwa Nabila memiliki suara yang merdu dan berkarakter.
Awalnya, tidak ada guru yang tahu tentang aktivitas Nabila di media sosial. Namun, teman-teman sekelasnya yang sering menonton siaran langsung (live) Nabila di TikTok mulai menceritakan hal itu kepada Ibu Nurain Nain, salah satu guru di SDN 39 yang akrab disapa “Ibu Mis”. Mendengar kabar tersebut, Ibu Mis pun penasaran dan mencoba menelusuri akun TikTok Nabila. Setelah melihat sendiri kemampuan bernyanyi siswinya itu, beliau segera menyampaikan temuan tersebut kepada pihak sekolah.
Kebetulan pada waktu yang sama, Dinas Pendidikan Halmahera Selatan tengah mempersiapkan kegiatan Pentas Seni Hari Lahir Pancasila, sebuah ajang tahunan untuk menampilkan bakat siswa-siswi dari berbagai sekolah dasar di wilayah itu. Kesempatan emas pun terbuka bagi Nabila. Sekolah langsung mendaftarkannya sebagai wakil SDN 39 Halsel untuk mengikuti lomba menyanyi yang ldigelar di Gedung UMKM Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan.
Sejak saat itu, Nabila mulai berlatih serius di sekolah. Dengan bimbingan Ibu Mis dan seluruh guru dengan dukungan penuh dari orang tuanya, Nabila mempersiapkan diri selama beberapa minggu. Lagu daerah Bacan dipilih sebagai lagu yang akan dibawakannya. Menurut Ibu Nurafni, ibu Nabila, putrinya sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia tarik suara sejak usia empat tahun. “Sejak kecil dia memang suka bernyanyi. Kadang kalau ada acara keluarga, dia selalu diminta tampil. Saya sendiri juga punya hobi menyanyi, jadi mungkin bakat itu menurun,” tutur Ibu Nurafni dengan senyum bangga.
Hari yang dinanti pun tiba. Pada urutan ke-10, Nabila tampil dengan penuh percaya diri di hadapan dewan juri, para guru, siswa, serta masyarakat yang memenuhi UMKM. Mengenakan busana tradisional daerah Bacan, ia menyanyikan lagu daerah dengan suara jernih dan penuh penghayatan. Saat bait demi bait lagu dilantunkan, suasana UMKM mendadak hening — penonton terdiam menikmati merdunya suara Nabila. Begitu lagu berakhir, tepuk tangan dan sorakan membahana. Banyak yang tidak menyangka bahwa suara seindah itu berasal dari seorang siswi SD.
Kepala sekolah bersama seluruh guru SDN 39 turut hadir memberikan dukungan. “Kami semua bangga, ini pertama kalinya sekolah kami tampil di HUT hari lahir pancasila dengan Siswa yang begitu memukau,” ujar Ibu Mis ketika ditemui setelah acara. “Nabila memberi contoh bahwa media sosial tidak selalu berdampak negatif. Dari TikTok, dia justru menemukan keberanian dan kesempatan untuk berkembang.”
Sementara itu, Ibu Nurafni tak kuasa menahan haru ketika melihat anaknya berdiri di atas panggung. “Rasanya campur aduk antara gugup dan bangga. Melihat dia tampil seberani itu, saya tahu semua latihan dan perjuangannya tidak sia-sia,” katanya dengan senyum bangga.
Dari sekadar unggahan di TikTok, perjalanan Nabila membuktikan bahwa bakat tidak akan pernah bersembunyi selamanya. Dengan dukungan guru, sekolah, dan keluarga, impian kecil seorang anak bisa tumbuh menjadi kebanggaan bersama. (LM.Tahapary)















