SIDIKPOLISINEWS.ID,Jakarta Barat – Ketua Harian Markas Besar Laskar Merah Putih (Mabes LMP), H. Wahyu Wibisana, S.E., mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk memperkuat persatuan, soliditas, serta loyalitas organisasi pasca proses rekonsiliasi internal. Ajakan tersebut disampaikan saat menerima jajaran Densus Mabes LMP Pimpinan Lucky Sunarya.SH di Markas Besar Laskar Merah Putih, Jalan Dr. Muwardi I No 27, Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14/7/2026).
Dalam sambutannya, H. Wahyu Wibisana mengawali pertemuan tersebut dengan menyampaikan apresiasi kepada Komandan Densus Markas Besar Laskar Merah Putih Lucky Sunarya.SH.,beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota yang hadir. Ia menegaskan bahwa setelah proses rekonsiliasi, tidak ada lagi perbedaan di antara sesama kader Laskar Merah Putih.
“Saya tidak membeda-bedakan lagi. Setelah rekonsiliasi, inilah yang kita harapkan, bahwa Laskar Merah Putih ke depan akan lebih maju dan lebih besar lagi,” ujarnya.
Menurutnya, rekonsiliasi menjadi titik awal untuk membangun kembali semangat organisasi melalui berbagai program kerja yang mampu membangkitkan motivasi anggota, khususnya di lingkungan Densus Mabes LMP.
Ia juga menyampaikan bahwa Ketua Umum Laskar Merah Putih, H. Arsyad Chanu, masih berada di Jepang untuk keperluan keluarga dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 18 Juli. Setelah kepulangan Ketua Umum, seluruh jajaran akan kembali menggelar silaturahmi sebagai bentuk penguatan komunikasi organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, H. Wahyu Wibisana menegaskan bahwa Laskar Merah Putih adalah rumah bersama bagi seluruh kader tanpa memandang perbedaan yang pernah terjadi.
“Tidak ada lagi siapa dia dan siapa kita. Kita adalah satu keluarga. Laskar Merah Putih adalah milik kita bersama dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membesarkannya,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa perbedaan pendapat yang sempat terjadi merupakan dinamika yang lazim dalam sebuah organisasi dan tidak seharusnya dimaknai sebagai perpecahan.
“Perbedaan pendapat itu hal yang biasa dalam organisasi. Justru dari perbedaan itulah lahir gagasan-gagasan yang akhirnya memperkuat organisasi melalui rekonsiliasi,” ungkapnya.
H. Wahyu Wibisana juga mengajak seluruh anggota untuk lebih aktif hadir di Markas Besar LMP, berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyampaikan berbagai ide kreatif demi kemajuan organisasi.
Menurutnya, organisasi hanya akan berkembang apabila seluruh kader merasa memiliki dan berpartisipasi aktif dalam setiap program yang dijalankan.
Pada kesempatan itu, ia turut mengulas sejarah berdirinya Laskar Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa organisasi tersebut lahir dengan tujuan utama mempersatukan anak bangsa setelah berbagai dinamika yang terjadi pasca reformasi dan konflik di sejumlah daerah.
Ia menyebutkan bahwa Laskar Merah Putih digagas oleh sejumlah tokoh, di antaranya Edi Hartawan, dirinya sendiri, Yanto Capo, Eurico Gutérrez, Reny Jayusman, Ucu Natsir, Sujana, Amir Biki, dan Habib Puad, sebelum akhirnya dideklarasikan di Hotel Cempaka, Jakarta, dengan dukungan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso.
Menurutnya, semangat awal pendirian organisasi harus terus dijaga oleh seluruh kader sebagai landasan dalam menjalankan roda organisasi.
“Tujuan Laskar Merah Putih adalah mempersatukan anak bangsa. Semangat itulah yang harus terus kita jaga hingga hari ini,” Tegasnya .
H. Wahyu Wibisana juga mengungkapkan optimismenya bahwa dengan bersatunya kembali seluruh elemen organisasi, Laskar Merah Putih akan semakin berkembang dan kembali menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.
Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga nama baik organisasi, meningkatkan loyalitas, serta memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing, termasuk anggota Densus Mabes LMP yang diharapkan memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
“Kita harus menjaga marwah organisasi ini. Nama baik Laskar Merah Putih berada di tangan kita semua. Dengan loyalitas, kebersamaan, dan semangat persatuan, saya yakin LMP akan semakin besar dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas organisasi serta mendukung seluruh program kerja Laskar Merah Putih demi mewujudkan organisasi yang semakin profesional, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.(Slh)


















