Bazar kerukunan bubuhan banjar (KBB) jabotabek kuliner khas banjarmasin kalimantan selatan meriahkan gotara 2026 di jakarta utara.

Jakarta Utara,
Sidikpolisinews.id
Senin 21 Juni 2026 – Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jabodetabek bermitra dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara sukses menyelenggarakan Bazar Kuliner Khas Banjarmasin Kalimantan Selatan dalam rangkaian kegiatan GOTARA (Gowes Jakarta Utara) 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (21/6).

Kegiatan ini menjadi wadah promosi budaya dan kuliner khas Banjarmasin kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat peran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kalimantan Selatan yang berada di wilayah Jabodetabek.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, yang juga merupakan putra daerah Kalimantan Selatan asal Kandangan, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui kolaborasi ini, masyarakat Jakarta mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner Banjar yang merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia.

Ketua Umum KBB Jabodetabek, Dr. A.M. Fachir, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara atas tergabungnya warga Banjar untuk berpartisipasi dalam kegiatan berskala besar tersebut. Juga kepada Gowes Jakarta Utara (GOTARA) yang diketuai oleh H. Fahrurozi HG. Pelaksanaan bazar sendiri dikoordinasikan oleh Bidang Ekonomi dan Investasi KBB Jabodetabek yang dipimpin oleh Hj. Ani Budiarty, S.H., M.H.

Persiapan bazar dilakukan dalam waktu singkat setelah rapat koordinasi yang dilaksanakan pada 17 Juni 2026 di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara. Panitia kemudian membentuk tim kecil untuk melakukan berbagai persiapan dan koordinasi dengan para pelaku UMKM yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak 13 tenant kuliner turut berpartisipasi dalam bazar, di antaranya Warung Acil Henny, Ghina’s Kitchen, Wadai Banjar, Soto Anang Banjar, Jajanan Acil Banjar, Dapur Acil Lusai, Depot Ulun 87, Galuh Banjar, Julak Bengkeng, Dapur Kalimantan, Warung Den Bagus Saling Isi, Kuliner Banjar, dan sejumlah pelaku UMKM lainnya.

Para peserta menghadirkan beragam menu khas Banjarmasin Kalimantan Selatan, seperti Soto Banjar, Ketupat Kandangan, Lontong Segitiga, Mie Habang, Nasi Kuning Masak Habang, Laksa Banjar, serta berbagai jenis wadai atau kue tradisional Banjar, antara lain Bingka, Amparan Tatak, Sarimuka Lakatan, Hula-Hula, Roti Pisang, dan Tapai. Selain itu, tersedia pula minuman khas Banjar berupa sirup Banjar (satrup) dan teh khas Banjar.

Bazar kuliner ini berlangsung bersamaan dengan kegiatan GOTARA yang diikuti lebih dari 1.200 peserta kategori fun bike dan fondo. Sejak pagi hingga siang hari, ribuan pengunjung memadati lokasi kegiatan untuk menikmati sajian kuliner dan berbelanja produk UMKM.

Selain dihadiri para pejabat dari Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), antusiasme masyarakat terhadap kuliner khas Banjarmasin terlihat sangat tinggi. Tidak hanya warga asal Kalimantan Selatan yang tinggal di Jabodetabek, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah turut memadati area bazar. Bahkan, sejumlah tenant dilaporkan kehabisan stok dagangan sebelum acara berakhir karena tingginya minat pengunjung.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyatakan bahwa bazar kuliner daerah merupakan bagian penting dalam upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi kuliner asli Banjarmasin Kalimantan Selatan untuk semakin dikenal masyarakat luas. Kami berharap promosi kuliner dan budaya daerah dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal kekayaan budaya Nusantara,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Ketua Bidang Ekonomi dan Investasi KBB Jabodetabek, Hj. Ani Budiarty, S.H., M.H., kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengobati kerinduan masyarakat Banjar terhadap cita rasa kampung halaman, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan kuliner Banjarmasin Kalimantan Selatan kepada masyarakat nasional dan internasional.

Selanjutnya Hj. Ani juga menyampaikan atas nama inovator dan tim kreator menghaturkan banyak Terima kasih kepada Ibu Yasmin Fachir, Bapak Karliansyah beserta ibu, Bapak Syafroeddin, Bapak Indrajaya, dr Moechlis Dahri, Bapak Zakhrani, dr. Irhamni, Ibu Mumun, Ibu Oya, yang telah berkenan mengunjungi 13 tenant yang mewakili dan hadir ditengah-tengah event di halaman kantor walikota administrasi Jakarta Utara.

Keberhasilan penyelenggaraan Bazar Kuliner Khas Banjarmasin Kalimantan Selatan dalam rangkaian GOTARA 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang, sekaligus memperkuat peran UMKM daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya bangsa

joSSer
( Kordinator Liputan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *