Deli Serdang, Sidikpolisinews – Limbah Bau-busuk air paret yang tergenang di paret Jalan Galinda Raya I Lingkungan 8 (delapan) Kelurahan Galang Kota Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara cukup meresahkan warga, baik warga yang melintas di jalan tersebut, dan terlebih-lebih penduduk yang bermukim disepanjang jalan itu.
Sehingga menimbulkan keluhan dan pertanyaan dari warga, mana dan dimana perhatian dan tindak peduli dari pemerintah setempat terutama Kepala Lingkungan terhadap limbah air paret yang diresahkan warga di jalan tersebut? Dan malah tutup mata untuk pembiaran.
Hal tersebut disampaikan oleh beberapa Kepala Keluarga yang bermukim disepanjang jalan Galinda Raya I itu diantaranya Dante Sofyan Sinaga mantan Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Galang Kota Periode tahun 2020-2025 kepada sejumlah Media, Sabtu (20/6/2026).
Lebih lanjut para Kepala Keluarga itu mengatakan, bahwa yang mendominasi bau-busuknya air paret jalan Galinda Raya I di Lingkungan 8 Kelurahan Galang Kota itu dalam kondisi tergenang saat ini adalah limbah rumah usaha potong ayam yang terletak tepat di simpang jalan Galinda Raya I dari jalan lintas alternatif Provinsi.
Para Kepala Keluarga itu mengatakan, memang baru-baru ini ada turun rombongan Tenaga Kebersihan dari Pemerintah Kelurahan Galang Kota membersihkan paret ini. Tetapi tidak sampai mengalir tuntas air limbah paret ini. Terakhirnya masih tetap tergenang, dan kami penduduk yang bermukim disepanjang jalan Galinda Raya I ini masih tetap korban menahankan aroma bau-busuk limbah air paret yang tergenang di paret jalan ini.
Bagaimana bisa kami penduduk yang bermukim disepanjang jalan Galinda Raya I Lingkungan 8 Kelurahan Galang Kota ini merasakan Program Deli Serdang Sehat dari Bupati dr.H.Asri Ludin Tambunan kalau keadaan paret jalan ini tetap tergenang limbah bau busuk?. Kenyataannya bukan sehat malah sakit, ujar mereka kepada sejumlah Media.
Tim dari sejumlah Media yang mendengar dan menerima keluhan tersebut, melakukan check and recheck ke lapangan dengan menelusuri dan mengamati sepanjang jalan Galinda Rayakan I Lingkungan 8 saat itu.
Dan melihat nyata, bahwa limbah air paret jalan itu benar tidak mengalir tuntas. Wajar sekali kalau penduduk yang bermukim disepanjang jalan tersebut resah dan mengeluh.
(Sudirman Dachi/IGB-DS)















