Kabupaten Bekasi- Sidikpolisinews.id
Aroma kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Waringin,Kecamatan Kedung Waringin, mulai terasa berbeda.
Di tengah dinamika politik desa yang perlahan menghangat, masyarakat mulai menyoroti figur-figur yang hadir bukan sekadar membawa janji, tetapi menawarkan cara pandang baru tentang kepemimpinan.
Salah satu nama Kades incumbent Hj, Tita Komala Spd-I yang kini ramai diperbincangkan Para Pendukung nya Bakal maju lagi calon Kepala Desa Kedung Waringin Periode 2026-2034
itu tampil den pendekatan yang lebih humanis, menekankan pentingnya kedekatan antara pemimpin dengan masyarakat.nya
Bagi Hj, Tita kepemimpinan desa bukan soal kekuasaan ataupun pencitraan semata. Ia percaya, seorang pemimpin sejati lahir dari kepercayaan rakyat, bukan dari tekanan maupun transaksi politik.
Pemimpin yang baik itu lahir dari rahim rakyat. Kehadirannya akan membuat masyarakat datang dengan kesadaran sendiri untuk berjalan bersama,” ujar Hj Tita Komala, saat menyampaikan pandangannya terkait Pilkades Kedung Waringin,, Pada Minggu 20 Juni 2026.
Di tengah isu politik uang yang kerap membayangi pesta demokrasi tingkat desa, Hj.Tita, mengaku ingin menghadirkan suasana Pilkades yang lebih sehat, sejuk, nyaman dan penuh kebersamaan, sesama,
Menurutnya, jabatan kepala desa sejatinya adalah amanah besar untuk melayani masyarakat, bukan sekadar posisi yang memberi kenyamanan pribadi, imbuhnya’
Karena itu, seorang pemimpin harus mau hadir di tengah-tengah masyarakat mendengar langsung persoalan masyarakat, dan memahami kebutuhan mereka tanpa kecuali
Pemimpin harus duduk bersama masyarakat, mendengar keluhan mereka, memahami kebutuhan mereka, bukan justru merasa nyaman di atas penderitaan rakyat,” tuturnya
Menjelang Pilkades Serentak 2026 Kabupaten Bekasi, dinamika politik desa mulai bergerak di berbagai wilayah.
Warga pun semakin kritis dalam menilai calon pemimpin yang dianggap mampu membawa perubahan nyata bagi lingkungan mereka, ungkapnya,
Di Kedung Waringin sendiri, masyarakat mulai berharap hadirnya sosok calon pemimpin yang tidak hanya dekat saat masa kampanye, tetapi juga mampu menjaga keterbukaan, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat setelah terpilih nanti.
Hj, Tita Komala Spd-I menilai demokrasi desa seharusnya menjadi ruang persaudaraan, bukan arena perpecahan. Ia berharap Pilkades Kedung Waringin dapat menjadi contoh pesta demokrasi yang berlangsung damai tanpa intimidasi maupun praktik politik uang.
Dengan semangat kebersamaan dan pendekatan yang mengedepankan kedekatan emosional dengan warga, Pilkades Kedung Waringin diprediksi akan menjadi salah satu kontestasi desa yang menyita perhatian masyarakat Kabupaten Bekasi pada gelaran Pilkades Serentak 2026. Pungkasnya”
Reporter Media Sidik Polisi news
Penulis: mandor umpah















