Bekasi, Sidikpolisinews.id – Sabtu, 6 Juni 2026
Seorang pengendara mobil bersama balitanya diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di wilayah Kota Bekasi pada Sabtu (6/6/2026).
Peristiwa bermula saat korban sedang mengendarai mobil sambil membawa balitanya.
Dalam kondisi tersebut, kendaraan yang dikemudikan korban secara tidak sengaja menyengol sebuah sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan yang tidak Ada lahan parkir sedang membeli makanan,
Setelah kejadian itu, korban segera menyampaikan permintaan maaf kepada pemilik kendaraan. Namun, permintaan maaf tersebut diduga tidak diterima oleh pelaku.
Menurut keterangan yang diperoleh, pelaku kemudian melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan seorang balita terkena pukulan.
Tidak hanya itu, pelaku juga diduga meludahi ibu dari balita tersebut yang merupakan pengemudi mobil.
Merasa khawatir dengan kondisi anak yang menangis histeris dan tertekan, korban berusaha segera parkir untuk merekam pemilik kendaraan beroda dua dan si pelaku agar mengetahui si pelaku lalu korban minta bantuan ibu-ibu setempat menenangkan balita dan korban berusaha merekam pelaku atas kejadian tersebut menggunakan telepon genggam sambil menangis.
Peristiwa itu menimbulkan rasa wawas, malu, dan sakit bagi korban serta sempat menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian yang di diga warga ribut dengan suami korban.
Korban disarankan warga-warga setempat untuk melaporkan kepolisian selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Kota Bekasi dan berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan, mengungkap identitas pelaku, serta mengambil langkah hukum yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun motif pelaku dalam melakukan tindakan tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat berkendara di jalan raya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan maupun gangguan keamanan lainnya.
Rahmat Hidayat
(Koordinator Liputan)















